POLITIK

Sehari Jelang Pencoblosan, KPU OKI Musnahkan Suara Rusak

×

Sehari Jelang Pencoblosan, KPU OKI Musnahkan Suara Rusak

Sebarkan artikel ini

Reporter : Rachmat

KAYUAGUNG, Mattanews.co – Sehari menjelang pencoblosan, sebanyak 17.793 lembar kertas suara dibakar di halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ogan Komering Ilir, pukul 21.00.WIB Selasa (16/04/2019).

Selain dihadiri Ketua Bawaslu Ihsan Hamidi, pemusnahan alat kelengkapan pemilu sebagai upaya agar tidak dapat digunakan kembali, juga dihadiri Sekda Husin, Camat Kayuagung Dedi Kurniawan, Kapolsek Kayuagung AKP Nasharudin, Dandim OKI/OI-0402 Letkol Inf Riyandi dan sejumlah petugas KPU serta pihak terkait lainnya.

“Pemusnahan ini, setelah penyortiran dan pelipatan suara pada bulan Maret lalu yang ditemukan rusak sebanyak 11.582 lembar. Sedangkan kelebihan pengiriman sebanyak 6.211 lembar turut dimusnahkan,” ungkap Ketua KPU OKI Deri Siswandi.

Menurut Deri, umumnya surat suara rusak terletak pada warna yang tidak tercetak sempurna, cetakan terpotong, serta sobek pada sisi pinggir atau tengah kertas.

“Meski demikian, kertas suara pilpres dan pileg ini tidak satu pun ditemukan sudah tercoblos pada salah satu capres atau caleg maupun partai tertentu,” jelasnya.

Dikemukakan Deri, pemusnahan belasan ribu kertas suara ini sendiri, tertuang dalam Berita Acara Pemusnahan Surat Suara Nomor 90/BA/IV/2019 yang ditandatangani bersama pihak terkait lainnya.

Ia menambahkan, untuk surat suara rusak telah diganti sesuai dengan kebutuhan TPS. Menurutnya, hingga pukul 19.00 WIB pendistribusian telah rampung secara menyeluruh ke PPK masing-masing yang kemudian

“Sehari sebelum pencoblosan atau H-1, seluruh logistik harus sudah terdistribusi ke seluruh TPS, termasuk 2 % suara cadangan,” imbuhnya.

Diakuinya, meskipun jumlah keseluruhannya dihitung telah mencukupi, akan tetapi pendistribusian di sejumlah TPS sempat mengalami kekurangan. Ia beralasan, kekurangan terjadi diduga lantaran petugas kelebihan mengambil logistik seperti kertas suara, lembar form C6, stiker dan bilik suara.

Ia menjelaskan, pihaknya mengaku telah menyelesaikan kekurangan kertas suara dengan mendata silang antara kelebihan dan kekurangan. Sedangkan untuk lembar C6, jika kehabisan stok, ia mengatakan dapat di fotocopy dengan membubuhkan tandatangan ketua KPU pada Hologram.

“Karena keterbatasan jumlah pengiriman bilik suara dari KPU RI, disejumlah TPS terpaksa menggunakan bilik secara mandiri, asal masih memenuhi ketentuan yakni, tertutup dan mempunyai luas ruang untuk mencoblos,” tandasnya.

Editor : Anang