NUSANTARA

Tingkatkan Konsep Tubuh Tari, DKP Gandeng ISBI Bandung

×

Tingkatkan Konsep Tubuh Tari, DKP Gandeng ISBI Bandung

Sebarkan artikel ini
Pertunjukan Tari Kehidupan Manusia,kehidupan manusia yaitu hablum minannas dan hablum minallah atau biasa disimbolkan dalam bentuk garis menjadi horizontal dan vertikal.

MATTANEWS.CO,PALEMBANG – Guna meningkatkan performa dan wawasan tentang kesenian tari di Kota Palembang. Komite Tari, Dewan Kesenian Palembang (DKP) menggelar Workshop dan Gelar Karya, bekerja sama dengan Institute Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung.

Koordinator Program, M. Hasan mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan oleh DKP itu untuk mengedukasi, mengajak serta memberi pemahaman ke seniman tari yang ada di Kota Palembang, bahwa penari itu bukan sekedar menari.

“Ada kebutuhan tari, berupa konsep tubuh tari yang diibaratkan sebgai teks atau narasi, untuk disampaikan ke penonton,” katanya pada, Senin (5/7/2021).

Hasan juga menjelaskan, berbica tari hari ini adalah berbicara bagimana keadaan Indonesia saat ini. Dengan adanya kegiatan ini, DKP akan mengkolaborasi dalam mengungkapkan ide untuk mencapai tubuh dari tari istilah tari tersebut.

Kegiatan yang pertama kalinya berkolaborasi dengan seniman asal luar Palembang ini, menjadi harapan baru bagi Hasan, khususnya DKP untuk membangun jaringan dan bertukar gagasan atau ide.

“Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan Komite Tari DKP, sesuai dengan permintaan seniman yang hadir,” ujarnya.

Foto bersama DKP dan ISBi Bandung usai pertunjukan

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua DKP, Iqbal Rudianto mengucapkan, dengan gelar karya dan workshop yang berkolaborasi dengan seniman tari dari ISBI Bandung tersebut, adalah bagaimana kedepannya seniman tari bisa mendapatkan wawasan baru dalam menjalankan performa di masa pandemi.

Didit sapaan akrabnya menjelaskan, seniman harus lebih banyak mendapat edukasi dan informasi seputar tubuh dari tari tersebut.

Sehingga performa masih tetap terjaga, dimana banyak seni pertunjukan yang tidak bisa dilaksanakan karena Pandemi Covid-19 ini. Dengan adanya pemateri dari ISBI Bandung, bisa memberikan semangat dan inovasi bagi penggiat seni tari di Kota Palembang.

“Narashmber ini sangat kompeten dibidang olah tubuh, jadi manfaatkan waktu dan gali ilmu sedalamnya,” tutupnya.

Agenda yang berlangsung di Guns Caffe Palembang tersebut, mengundang seniman tari Erwin Mardiansyah, S. Sn., M.Sn. sebagai pematerinya.

Erwin mengatakan, berbicara tentang tari, berarti berbicara seni tari yang luas dan beragam genre. Saat ini yang terpenting adalah menanamkan pola pikir yang konsisten.

Dalam lanjutannya, Dosen Jurusan Seni di ISBI Bandung itu merumuskan, pemilihan konsep tari yang ia tampilkan, berdasarkan inspirasi dari dirinya yang selalu mencoba hal baru. Jika selama ini penari hanya tegak lurus keatas, pada kali ini ia mengeksplorasi dengan gaya horizontal di lantai.

“Sekarang saya mencoba mengekplorasi dengan bentuk baru dan berbeda dari lainnya, dengan cara bermain dilantai serta komintmen dari gerak berbentuk garis horizontal atau mendatar,” ucap lulusan Institut Seni Indonesia Padangpanjang itu.

Suasana latihan gerak tubuh

Pendiri sekaligus Ketua Komunitas Paga Art Movement ini juga mengapresiasi DKP yang selalu aktif dalam mewadahi seniman khusunya di Kota Palembang. Sehingga dengan agenda seperti ini akan menjadikan potensi bagi kekuatan tersendiri.

“Apresiasi untuk seniman muda dan senior di Kota Palembang yang terus bergeliat di dunia seni tari,” tutupnya.

Usai pertunjukan dan workshop, Erwin juga mengajak para seniman tari yang hadir untuk berlatih gerak tubuh tari.