BERITA TERKINI

Status PPKM Level III, Pemkot Pagar Alam Terapkan WFH di Lingkungan Kerjanya

×

Status PPKM Level III, Pemkot Pagar Alam Terapkan WFH di Lingkungan Kerjanya

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PAGAR ALAM – Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam menerapkan kembali Work From Home (WFH) di lingkungan Pemkot Pagar Alam berdasarkan edaran Wali Kota Pagar Alam Nomor : 200/SE/2112/2021 terhitung mulai tanggal 28 Juli 2021.

Pasalnya, berdasarkan asassement Kementerian Kesehatan, Status Kota Pagar Alam ditetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Hal tersebut berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 26 tahun 2021 tentang PPKM level 3, 2 dan 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat Kelurahan dan Desa dalam pengendalian penyebaran Covid-19.

Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam, Syamsul Bahri mengatakan, Berdasarkan alasan tersebut maka Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Pemkot Pagar Alam diberlakukan WFH 75 persen.

“ Untuk 25 persen lainya tetap melaksanakan Work From Office (WFO) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat ” ucapnya.

Syamsul melanjutkan , pemberlakuan WFH untuk ASN tersebut diawasi oleh Kepala Satker masing-masing.

“Penerapan daftar hadir (Absensi) bagi ASN yang lagi melakukan WFH tetap diberlakukan secara online, ” tegasnya.

“Sementara itu untuk Satker yang sifatnya sebagai pelayanan masyarakat seperti RSUD, Disdukcapil, Dishub dan Sat Pol PP seperti biasa tetap bekerja (WFO) dengan penerapan prokes,” terangnya.

Data komulatif kasus Covid-19 Kota Pagar Alam dengan status PPKM Level III, sampai saat ini terus meningkat , positif covid-19 dalam masa pemantauan 112 orang dengan kondisi 13 orang menjalani isolasi di RSUD Besemah.

Sedangkan pasien yang menjalani isolasi
mandiri di rumah masing-masing sebanyak 99 orang , sembuh 375 orang dan 27 orang meninggal dunia, total keseluruhan 515 orang.

“Pemkot Pagar Alam terus berusaha meyakinkan masyarakat tidak ragu untuk di vaksin serta selalu menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pagar Alam ” pungkasnya.