MATTANEWS.CO, SIDOARJO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat paripurna pada Kamis (16/4/2026), dengan agenda penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sidoarjo Tahun Anggaran 2025. Dalam rapat tersebut, DPRD memberikan sebanyak 29 rekomendasi strategis sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja pemerintah daerah.
Rapat paripurna dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan dan 23 anggota DPRD, Sekretaris Daerah, kepala OPD, perwakilan TNI-Polri, pimpinan BUMN dan BUMD, akademisi, organisasi masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Rapat dipimipin oleh Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, tak lupa memberikan ucapan selamat kepada Bupati Subandi atas penghargaan yang diterima dengan predikat sebagai TOP Pembina BUMD 2026 di Jakarta pada Senin 13 April 2026 lalu.
“Selamat untuk Bapak Bupati Subandi beserta jajarannya, yang telah menerima penghargaan Bintang 5 sebagai TOP Pembina BUMD dua tahun berturut-turut”, ujar Abdillah Nasih.
Dalam rapat paripurna melalui juru bicara H. M. Rojik politisi dari fraksi PKB menyampaikan rekomendasi bahwa tema pembangunan Kabupaten Sidoarjo 2025 berfokus pada penguatan kerja sama lintas daerah dengan memposisikan Sidoarjo sebagai penyedia logistik regional dan nasional. Tema ini didukung oleh potensi daerah serta kesiapan sumber daya manusia yang unggul guna mendorong transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
DPRD menegaskan bahwa pembahasan LKPJ tidak hanya menjadi laporan formal, tetapi juga sebagai instrumen evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah. Rekomendasi yang disusun mencakup perbaikan perencanaan pembangunan, penganggaran, serta penyempurnaan regulasi dan kebijakan strategis kepala daerah.
“Rekomendasi DPRD disusun secara spesifik, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kinerja, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan publik,”tutur Rojik.
Dalam sektor pendidikan, DPRD menyoroti masih tingginya angka anak tidak sekolah yang dinilai berpotensi menurunkan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta memperkuat upaya pencegahan putus sekolah dan memperluas akses layanan pendidikan.
“Di bidang kesehatan, DPRD mendorong percepatan pembangunan dua puskesmas pada tahun 2026 serta penyelesaian pembangunan rumah sakit daerah yang belum rampung pada 2025 agar dapat segera beroperasi. Selain itu, koordinasi dengan BPJS Kesehatan juga diminta ditingkatkan, khususnya terkait kepatuhan badan usaha dalam pembayaran iuran”, paparnya.
Pada sektor infrastruktur, DPRD meminta peningkatan peran unit reaksi cepat dalam penanganan kerusakan jalan serta alokasi anggaran pemeliharaan yang memadai. Penataan kabel utilitas dan peningkatan kebersihan sungai melalui partisipasi masyarakat juga menjadi perhatian.
Sementara itu, pada bidang ketertiban umum, DPRD merekomendasikan penertiban pedagang kaki lima yang menggunakan trotoar serta relokasi ke lokasi yang lebih representatif. Di sektor sosial, diperlukan peningkatan akurasi data penerima bantuan serta penguatan monitoring program pelatihan masyarakat.
DPRD juga menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui optimalisasi layanan pengaduan yang responsif. Di sektor pertanian, pemerintah diminta meningkatkan penyediaan sarana produksi serta memperkuat peran penyuluh lapangan.
Selain itu, penguatan pelayanan administrasi kependudukan, pengembangan ekonomi desa, peningkatan investasi, serta digitalisasi layanan publik turut menjadi bagian dari rekomendasi. DPRD juga menyoroti perlunya penyelesaian kewajiban pihak ketiga terkait pendapatan daerah, termasuk sektor parkir.
Dalam bidang lingkungan hidup dan perikanan, pengawasan kualitas lingkungan di wilayah pesisir seperti Jabon dan Porong diminta diperketat guna menjaga keberlanjutan produksi.
DPRD berharap seluruh rekomendasi tersebut dapat ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah daerah sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, mempercepat pembangunan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat Sidoarjo.
Usai penyampaian dan penyerahan rekomendasi kepada Bupati Sidoarjo Subandi, Ketua DPRD Sidoarjo mempersilahkan Bupati Subandi memberikan sambutan.
“Rekomendasi telah disampaikan, kita terima dan kemudian akan kita jalankan dengan baik”, ucap Subandi.
Kemudian Rapat paripurna DPRD Sidoarjo tentang Penyampaian Rekomendasi atas LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025 ditutup oleh ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih.
“Melalui rekomendasi ini, diharapkan kinerja eksekutif semakin optimal dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang berkelanjutan,” tutup Abdillah Nasih.














