[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, OKI – Tes potensi dan kompetensi aparatur Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, disebut sebagai bukti keseriusan Bupati Iskandar, dalam menuntaskan agenda reformasi birokrasi.
Evaluasi pengembangan aparatur ini sendiri, menandakan langkah awal penerapan manajemen talenta dan sistem merit bagi jajaran birokrat “Bumi Bende Seguguk” yang kemudian dilaksanakan mulai tanggal 20-28 September 2021.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) OKI, Maulidini mengutarakan, tes yang diikuti 130 pejabat administrator, serta pejabat administrator 310 orang tersebut, diharuskan melewati sejumlah uji kompetensi, diantaranya psikologi test, kuesioner aspek potensial, kuesioner kompetensi dan In Tray (simulasi kerja) dan ujian khusus analisis kasus bagi jabatan pengawas.
“Penilaian kompetensi ini untuk membangun manajemen talenta, misalnya gambaran career planning ASN dari hasil uji potensi dan kompetensi,” ujar Deni, Selasa (21/9/2021).
Deni juga menuturkan, hasil tes saat ini digunakan sebagai rapor individu ASN, baik dari aspek kompetensi dan kinerja sehingga menjadi gambaran akurat untuk meningkatkan kemampuan dan mengurangi kelemahan yang dimiliki berdasarkan nilai assessment.
Tidak kalah penting menurut Deni adalah tindaklanjut dari hasil penilaian kompetensi dari masing-masing individu ASN.
Sebelumnya Sekda OKI, H Husin, S. Pd, MM mengatakan penerapan sistem merit, adalah upaya memicu perubahan mendasar manajemen ASN di Ogan Komering Ilir ke arah yang lebih baik, memiliki kualifikasi, berkinerja dan kompetitif.
“Artinya ke depan mutasi, promosi, penggajian, penghargaan dan pengembangan karier pegawai didasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja pegawai. Strateginya melalui manajemen talenta,” ujarnya.














