[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19. Seiring dengan penerapan 3T, vaksinasi Covid-19 juga digalakkan pada beberapa kelompok prioritas. demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.
Karena, vaksinasi Covid-19 ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih ada kemungkinan tertular dan menularkan virus Covid-19 jika terbatas pada protokol kesehatan dalam sehari-hari. Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 22.582 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 21.227 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 131 positif dan 21.096 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 23.132 orang dites, dengan hasil 12 positif dan 23.120 negatif.
Lebih lanjut, Dwi juga menambahkan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.
“Target ini telah berakhir di Jakarta selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 132,371 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 619,825 per sejuta penduduk,” terangnya, dikutip dari siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Minggu (17/10/2021).
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 4 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 1.346 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 860.145 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
Dari jumlah kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 845.248 dengan tingkat kematian 98,3%, dan total 13,551 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.
Untuk rasio positif atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 0,7%, sedangkan persentase kasus positif sebesar 13%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.
Sementara itu, proses vaksinasi juga masih berlangsung. Untuk Program Vaksinasi, total dosis 1 saat ini sebanyak 10.752.953 orang (120,3%), dengan proporsi 66% merupakan warga ber-KTP DKI dan 34% warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 7.161 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 8.129.488 orang (90.9%), dengan proporsi 68% merupakan warga ber-KTP DKI dan 32% warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 14.093 orang.














