[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Lima bulan jadi buronan polisi, Rudianto alias Rudi (42) akhirnya berhasil ditangkap anggota Satreskrim Polsek Seberang Ulu (SU) I Palembang, pimpinan Iptu Yundri. Tersangka ini diamankan di rumahnya, Jalan Kemang Agung Kelurahan Kertapati Kecamatan Kertapati, setelah nyaris menghabisi nyawa dua tetangganya,
Della Fitriana (24) dan Lili Rahmawati (21),
dengan tusukan pisau, saat berpapasan di Jalan Majapahit VI Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan Jakabaring Palembang pada Minggu (2/5/2021) pukul 17 30 WIB.
“Penganiayaan yang dilakukan tersangka berawal saat bertemu di lokasi kejadian. Dikarenakan sering terjadi selisih paham, membuat tersangka emosi dan menikam dua korban saat melintas menggunakan sepeda motor. Korban Lili mengalami luka tusuk sebanyak lima lobang sedangkan korban Della mengalami dua luka tusuk,” papar Kapolsek SU I, Kompol Farizon didampingi Kanit Reskrim, Iptu Yundri, saat press release.

Dijelaskan Kapolsek SU I, Kompol Farizon, antara tersangka dan korban merupakan tetangganya.
“Menurut pengakuan tersangka, dirinya kesal dengan korban Lili yang terkesan tidak menghargai. Terlebih lagi, sudah menyerempet anak gadisnya, tanpa tanggung jawab. Kini tersangka masih dalam pemeriksaan intensif penyidik,” ungkapnya.
Kapolsek menambahkan, tersangka akan dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.
“Tersangka terancam pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan,” tukas Kompol Farizon.
Sementara, tersangka saat diwawancarai mengaku kesal atas ulah korban Lili.
“Lili ini seakan menghina saya dan dia tidak pernah menghargai saya, padahal usia jauh dari lebih muda,” jelasnya.

Diuraikan tersangka, kekesalannya memuncak saat anak gadisnya diserempet Lili tanpa pertanggung jawaban.
“Dia menyerempet anak saya dengan motor, tanpa meminta maaf. Sejak itu saya dendam, kebetulan saat kejadian saya bermotor mengejar dia. Karena ketakutan dia menabrak dan terjatuh. Saya langsung menusuk Della dan Lili. Saya lupa berapa kali menusuk mereka,” ungkapnya.
Tersangka mengaku targetnya adalah korban Lili. Karena sudah untuk kedua kalinya berurusan masalah hukum dan berakhir damai.
“Sebenarnya saya kesal sama Lili. Karena saat kejadian Lili bersama Della, jadi terpaksa dia kena imbas. Kebetulan juga hari itu, saya membawa pisau, biasanya tidak. Sejak kejadian itu, saya membuang pisau itu,” urainya.















