PEMPROV SUMSEL

“Mak Joulas”, Deru Himbau MUI Atasi Pinjol di Sumsel

×

“Mak Joulas”, Deru Himbau MUI Atasi Pinjol di Sumsel

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, hadiri Ta’aruf atau Pengukuhan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), masa khidmat 2021-2026, di gelar di Griya Agung Palembang, Rabu (20/10/2021).

Herman deru mengatakan, sejarah MUI secara Nasional ada tiga tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), pertama memperkuat agamanya, dengan cara yang dijelaskan Pancasila untuk memastikan ketahanan Nasional kalau NKRI harga mati. Yang kedua partisipasi ulama dalam pembangunan Nasional, ketiga mempertahankan keharmonisan antar umat beragama di MUI itu sendiri.

“Ada satu yang saya minta dengan MUI ini, bantu saya untuk mentransformasikan pemikiran-pemikiran umat ini, jangan mengukur kesejahteraan itu hanya dari lahiriah atau materi saja.”

“Sekarang ini yang menjadi tantangan bagi kita semua, yakni kehidupan yang materialistis dan menghalalkan segala cara,” Ucapnya.

Deru sapaan akrabnya menjelaskan, Pemerintah butuh speakers, butuh corong antara lain yang diandalkan pemerintah itu adalah MUI. MUI itu sendiri adalah organisasi kelompok para ulama.

“Kami menunggu masukan apa?. Meskipun produk fatwa secara nasional itu ada di MUI pusat, bukan kepada gubernur saja tapi pada tataran pemerintah diberbagai level dan tupoksinya,” ujarnya.

Selain itu Deru menuturkan, menjalankan kehidupan beragama itu, yang kadang membuat kita miris adalah ripalitas diantara kita sendiri.

“Nanti dulu rivalitas antar umat penganut agama lain, antar kita dulu.”

“Apa antara lain ?, dengan vulgar menunjukkan dirinya berilmu lebih dari yang lain, tapi tidak membagi ilmu itu. Ada yang ikut arus menggunakan parameter kesuksesan itu adalah material.”

Deru memberi tugas kepada MUI. Tugas MUI mengatasi arus parameter kesuksesan melalui material. Apalagi sekarang banyaknya Pinjaman Online (Pinjol).

“Akibat mau mengejar biar bisa disebut kaya atau mengejar gaya hidup tadi, banyak pinjaman online, “MAK JOULAS,” (tidak jelas). Yang seperti itu tidak harus terjadi, ujar Deru.

Terakhir deru mengatakan, benahi rukun internal dalam organisasi itu dulu, baru rukun eksternal.

“Ayo kita jalan, menjalankan tupoksi ini, untuk segera mencapai Sumsel maju bersama, pungkasnya.