BERITA TERKINI

Sebulan Jabat Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Palembang, 42 Pemain Narkoba Diamankan

×

Sebulan Jabat Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Palembang, 42 Pemain Narkoba Diamankan

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

* Kompol Mario Ivanry Akan Evaluasi Intern Sebulan Sekali

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Program 30 hari kerja Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Palembang, Kompol Mario Ivanry, sukses mengamankan 42 pemain narkoba yang menjadi Target Operasi (TO) petugas Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Palembang, Kamis (18/11/2021).

“Alhamdullilah, selama saya dipercayakan menjabat sebagai kasat, saya berhasil mengamankan 42 tersangka dengan 36 Laporan Polisi (LP), yang memang sudah menjadi Target Operasi (TO) kita. Selain itu, ada juga sembilan Laporan Polisi dari Polsek jajaran,” ungkap Kasat Kompol Mario Ivanry, kepada awak media.

Dibeberkan Mantan Kasat Intelkam Polrestabes Palembang ini, dari 42 tersangka yang diamankan rata-rata merupakan bandar narkoba Kota Palembang, jaringan Aceh, Riau dan Batam.

“Kebanyakan mereka bandar dan kaki tangan bandar domisili Tangga Buntung, Boombaru dan Sukarami. Total barang bukti yang diamankan tidak lain 239,08 gram sabu, 185,25 butir pil ekstasi dan 704,64 gram ganja,” ungkapnya.

Kompol Mario Ivanry menambahkan, pihaknya akan terus melakukan penangkapan dan evaluasi, baik intern institusi Polri, khususnya anggota Polrestabes Palembang sebulan sekali, ataupun masyarakat yang telah dipetakan rawan peredaran narkoba.

“Kita akan tetap evaluasi lokasi para pemain narkoba Kota Palembang, pelakunya hingga pada anggota kita sendiri. Selain itu, kita juga akan memberikan reward pada anggota kita yang berhasil mengungkap kasus narkoba dengan jumlah barang bukti besar, begitupun sebaliknya, bagi anggota yang juga ikut meramaikan tapi kurang melakukan pengungkapan kasus narkoba akan kita berikan peringatan, bahkan bagi anggota yang hanya duduk manis, hanya ikut panjangkan barisan, kami imbau untuk mundur dari Unit Narkoba atau bersiap untuk mutasi, karena masalah pengungkapan kasus narkoba butuh penanganan anggota yang serius, sebab menyangkut masa depan anak bangsa,” tegas Kompol Mario.