MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – PT Suri Tani Pemuka (STP) anak usaha JAPFA yang beralamat di Jalan Raya Terusan Sadang- Subang Kabupaten Purwakarta, hari ini melaksanakan kegiatan penanaman pohon dan peresmian pembangunan Bioflok sebagai upaya konservasi sumberdaya air diwilayah operasional perusahaan di Desa Cipancur dan Desa Cibatu.
Kegiatan itu dihadiri oleh Asisten Sekretaris Daerah (Asda) III Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Administrasi Saepudin, yang mewakili Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, Kapolres Purwakarta AKBP Suhardi Hery Haryanto, Dandim 0619 Letkol Arm Krisrantau Hermawan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Deden Guntari dan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Budhi Supriyadi.
Selain itu turut hadir dalam kegiatan Muspika Kecamatan Cibatu, Camat Cibatu H Aan, Kapolsek Cibatu AKP Teguh Sujito, Danramil Campaka Kapten Arm Bambang Priambodo, beberapa Kepala Desa dan Masyarakat setempat.
Budi Rahyono, Head of HRGA Aquaculture Division JAPFA Group, menyampaikan,” Konservasi ini dilakukan sejalan dengan visi STP untuk menjadi Total Solution Company, serta mencerminkan nilai STP. Yakni, penuh tujuan (Purposefull) dan bertanggungjawab (Responsible) dimana diharapakan dapat memberikan nilai tambah taraf hidup masyarakat sekitar dengan mengrdepankan operasional yang bertanggungjawab dan berkelanjutan,” ucapnya Kamis (25/11/2021).
Budi melanjutkan, berdasarkan data pemerintah Kabupaten Purwakarta tahun 2020, beberapa Desa di Purwakarta mengalami krisis air bersih.
“Oleh karena itu, penanaman bibit pohon kami lakukan karena berperan besar dalam menyimpan cadangan air didalam tanah. Sejumlah 2000 bibit pohon Akasia dan Kormis akan ditanam di wilayah Desa Cipancur, secara bertahap. Pada kegiatan hari ini, 200 bibit ditanam bersama oleh Manajemen STP dan unit JAPFA, Muspida, serta Muspika Kecamatan Cibatu,” ungkap Budi.
Selain itu, STP juga melakukan pembangunan kolam Bioflok sebanyak 2 kolam di Desa Cibatu, hal itu di benarkan oleh Aminto Nugroho selaku Head of Unit Pabrik Pakan STP Purwakarta.
Aminto menjelaskan, “Kegiatan pembangunan Bioflok ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk menciptakan budidaya ikan yang ramah lingkungan. Lebih lanjut, tekhnologi Bioflok ini akan mengandalkan mikro organisme untuk mengurangi limbah budidaya ikan sehingga dapat meminimalisir dampak bagi lingkungan,” ucapnya.
Aminto menegaskan, nantinya kolam Bioflok ini akan dikelola oleh masyarakat setempat Desa Cibatu yang aktif dan terlibat dalam budidaya ikan kolam Bioflok.
Harapan kami,” kolam Bioflok ini dapat dimanfaatkan oleh Desa Cibatu untuk melakukan budidaya ikan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Nanti STP akan memberikan pelatihan dan pendampingan, bagaimana mengoperasikan Budidaya ikan melalui kolam Bioflok sehingga hasilnya bisa dinikmati langsung oleh masyarakat Desa Cibatu,” tutur Aminto.
Sedangkan Asisten Sekretaris Daerah (Asda) III Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Administrasi Saepudin, yang mewakili Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengucapkan rasa terima kepada STP yang telah memperhatikan lingkungannya.
“Tadi kita mengikuti beberapa kegiatan, melaksanakan penanaman 2000 pohon untuk observasi air, selebihnya akan dilakukan penanaman secara bertahap. Dilanjutkan ke Bioflok perikanan dimana telah di bangun 2 Bioflok dan yang terakhir pelaksanaan Vaksinasi di Kecamatan Cibatu. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan seperi yang dilakukan STP, dapan menjadikan contoh bagi semua perusahaan untuk membantu lingkungannya,” tutupnya.














