MATTANEWS CO, FAKFAK – Korps Alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Fakfak menggelar kegiatan Training of Trainer (TOT) wirausaha tani milenial, di Distrik Pariwari,Gedung Balai Kampung Sekban. Bupati Fakfak Untung Tamsil membuka langsung TOT tersebut, Selasa (30/11/2021).
Pelaksanaan kegiatan itu, jelas Ketua Panitia Abdul Rahman, merupakan bagian dari instruksi Presiden (Inpres) no 9 tahun 2020, tentang percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat, yang menargetkan 20.000 petani milenial.
Kegiatan yang berlangsung mulai Rabu (30/11/2021) hingga Kamis (1/12/2021) itu mengusung tema “Ciptakan petani kader, bangkitkan enterpreneur muda dan mewujudkan kedaulatan pangan“, dengan melibatkan peserta sebanyak 25 orang yang merupakan utusan dari 9 kampung di kabupaten Fakfak.
“Generasi milenial harus menjadi generasi utama dan penting, sebagai tujuan untuk mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Yakni, untuk menumbuh kembangkan kewirausahaan muda pertanian di Indonesia,” ungkap Abdul.
Ia mengatakan, peran petani milenial di bidang pertanian penting sekali, sebab diangggap memiliki jiwa yang adaptif, dalam pemahaman pengelolaan serta promosi teknologi digital. Sehingga, tak terlalu kaku dalam melakukan identifikasi, dalam pengembangan suatu usaha dalam bidang pertanian.
“Kehadiran program petani milenial ini, diharapkan dapat mendorong keikutsertaan para pemuda di propinsi Papua Barat, khususnya di Fakfak tidak malu bertani dan bisa menjadi wirausaha,” tandasnya.
Atas dasar itulah, KAHMI menjalin hubungan kerja sama secara proporsional, dengan berbagai pihak dalam rangka terwujudnya masyarakat adil dan makmur.















