BERITA TERKINI

Pelantikan Pengurus PMI Masa Bakti 2021-2026, Bupati Tulungagung Sebut Air Mata Seorang Ibu, Ada Apa?

×

Pelantikan Pengurus PMI Masa Bakti 2021-2026, Bupati Tulungagung Sebut Air Mata Seorang Ibu, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini
Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., saat memberikan kepada H. Priyo Winoto pendonor darah sebanyak 85 kali di Pendapa Kongas Arum Kusumaning, Jum'at (21/1) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., menyebut air mata seorang ibu tidak bisa menolong anaknya, tetapi darah bisa membantu untuk penyelamatan.

Hal ini diungkapkan usai menyaksikan pelantikan kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tulungagung masa bakti 2021-2026 di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jum’at (21/1/2022).

“Jadi begini, PMI sangat besar sekali dalam memberikan satu pelayanan kepada masyarakat karena berkaitan dengan masalah kemanusiaan,” kata Bupati Maryoto didampingi Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., dihadapan insan media.

“Oleh karena itu, PMI kita sudah dilengkapi beberapa prasarana dan instrumen hendaknya bisa meningkatkan pelayanan karena berkaitan dengan kemanusiaan dalam hal ini sumbangan darah,” imbuhnya.

Bupati Maryoto menambahkan, PMI sangat berperan penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya bidang kemanusiaan dengan memberikan sumbangan darah.

Air mata seorang ibu tidak bisa menolong anaknya, tetapi darah bisa membantu untuk menyelamatkan nyawanya.

“Sebenarnya ini merupakan peribahasa yang menggugah dan memberikan kepedulian kita semua kepada sesama dalam hal menjadi pendonor darah,” tambahnya.

Pihak Pemerintah kabupaten Tulungagung, lebih lanjut Maryoto menjelaskan, sangat bangga sekali dan mengapresiasi kepada masyarakat yang menjadi pendonor darah.

Dengan demikian, menghimbau kepada kepengurusan yang baru dilantik masa bakti 2021-2026 bisa berperan secara aktif sehingga bisa memberikan kontribusi kepada masalah kemanusiaan, kesehatan dan menyelamatkan nyawa orang lain.

“Iya benar, kita apresiasi dan diberikan penghargaan kepada para pendonor baik yang sudah menjadi pendonor sebanyak 50, 75, bahkan 100 kali,” terangnya.

Lebih dalam Maryoto memaparkan, Pemkab sangat mendukung PMI dalam memberikan kontribusi kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan dalam hal ini berupa darah.

“Dari Pemkab mendukung seperti membantu dalam hal sarana prasarana dan berperan dalam menjalin sinergitas dengan RSUD dr Iskak, buktinya kantor PMI kita dekatkan dengan fasilitas kesehatan tersebut,” paparnya.

“Agar masyarakat yang betul-betul membutuhkan sumbangan darah bisa memperoleh akan kebutuhan dalam penyelamatan nyawa seseorang,” pungkasnya.

Tempat sama, Sekretaris PMI Kabupaten Tulungagung Drs. Moh. Istiharuddin mengucapkan terima kasih atas pelantikan pengurus PMI masa bakti 2021-2026 secara virtual oleh Ketua PMI Provinsi Jawa Timur H. Imam Utomo.

“Pengurus baru ini bisa segera menjalankan tupoksi masing-masing sesuai harapan dari masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, sangat mengapresiasi bagi pendonor darah di Kabupaten Tulungagung sangat baik bahkan di Jawa Timur.

Tulungagung tingkat kesadaran donor sangat tinggi sekali, buktinya kalau tempat lain melalui mobil keliling tapi kalau di Bumi Gayatri ini pendonor datang sendiri ke kantor.

“Anggota aktif pendonor di Kabupaten Tulungagung ada sekira 3000 lebih,” tambahnya.

“Bahkan di masa pandemi persediaan darah sangat tercukupi, kita pernah membantu untuk PMI di beberapa kota kabupaten di Jawa Timur diantaranya Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Blitar dan lainnya,” sambungnya.

Sementara itu, H. Priyo Winoto salah satu pendonor darah yang mendapat penghargaan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tulungagung.

“Terima kasih, Pak Bupati Maryoto atas penghargaan yang diberikan berupa disematkan lencana ini,” kata Pria yang sudah melakukan donor darah sebanyak 85 kali itu.

“Mari kepada masyarakat jika ingin membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah bisa datang ke kantor PMI Tulungagung sebagai pendonor darah,” imbuh Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tulungagung.