BERITA TERKINI

Kabar Duka dari Jakarta, Mantan Calon Bupati Tulungagung Periode 2018-2023 Meninggal Dunia

×

Kabar Duka dari Jakarta, Mantan Calon Bupati Tulungagung Periode 2018-2023 Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Mantan Calon Bupati Tulungagung Periode 2018-2023 Margiono (Baju batik pegang mic) didampingi Mantan Calon Wakil Bupati Eko Prisdianto (kanan) saat berorasi kampanye waktu itu, Foto: Istimewa/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Mantan Calon Bupati Tulungagung periode 2018-2023 Margiono dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Pertamina (RSPP) Modular Jakarta, Selasa sekira pukul 09.45 WIB.

Margiono merupakan wartawan senior mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terpilih sebagai Ketua Umum dalam Kongres PWI pada 2008. Dia menjabat selama dua periode hingga 2018.

“Jadi begini, kerabat di Tulungagung menerima kabar, Pak MG lebih akrab disapa meninggal dunia, Selasa 1 Febuari 2022 di RSPP sekira pukul 09.45 WIB,” kata Widodo Prasetyo, SP., MMA., pada mattanews.co melalui sambungan telepon seluler, Selasa (1/2/2022).

Anggota Komisi C DPRD Tulungagung itu menambahkan, kabar berita duka tersebut diterima kerabat di Tulungagung sekira pukul 09.50 WIB.

“Iya benar, setelah terima kabar duka tersebut, saya langsung telepon mas Wawan kerabat Pak MG di Jakarta, guna memastikan berita duka tersebut,” tambahnya.

“Innalillahi wa Inna ilaihi raji’un,” ucap Widodo.

Lebih lanjut Widodo menjelaskan, semua kerabat di Tulungagung merasa kehilangan sosok figur Margiono, karena selama ini Beliau selalu membantu diantara saudara dan kerabat lainnya.

Dulu pernah mencalonkan Bupati Tulungagung periode 2018-2023 dan berpasangan dengan Eko Prisdianto seorang dalang kondang di bumi Gayatri.

“Kita semua kerabat di Tulungagung sangat merasa kehilangan sosok figur Pak MG yang arif dan bijaksana,” terangnya.

“Masih terkenang saat Beliau dulu magang Bupati walaupun tidak jadi, saat itu saya selalu mendampinginya,” kenang Widodo itu.

Kabar duka tersebut, lebih dalam Widodo memaparkan, kerabat di Tulungagung menanyakan jenasah Beliau akan dikebumikan dimana, sampai sekarang masih intens berkomunikasi dengan keluarga di Jakarta.

“Masih, masih koordinasi apa nanti akan dimakamkan di Tulungagung sebagai tempat kelahiran Pak MG, atau dimana, semua kerabat disini masih menunggu kepastiannya,” paparnya.

“Mewakili keluarga besar Pak MG, mohon maaf sebesar-besarnya bilamana semasa hidup Beliau ada kesalahan baik sengaja maupun tidak sengaja agar dimaafkan, semoga diterima disisi Nya, Amiiin ya rabbal Al-Amin,” tukasnya.