MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Dalam penanggulangan kebakaran hutan, lahan dan perkebunan (karhutlabun) perlu dilakukan upaya Preemtif. Seperti, pemetaan hostpot, deteksi dini dan melakukan imbauan kepada masyarakat dan perusahaan.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Kapolres Kapuas Hulu, AKBP France Yohanes Siregar saat memimpin apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Kepolisian Kewilayahan Bina Karuna Kapuas Tahun 2022 di Mapolres Kapuas Hulu, Selasa (8/3/2022).
“Upaya preventif antara lain, dengan melakukan patroli bersama, patroli udara, mendatangi TKP dan melakukan pemadaman bersama. Serta mengajak masyarakat dan perusahaan guna mengantisipasi kebakaran,” jelas France.
Selain itu, France melanjutkan, dalam mencegah karhutlabun perlu dilakukan koordinasi dengan instansi lain, dan memberdayakan Bhabinkamtibmas. Tak hanya itu, perlu juga memberdayakan peran Tomas dan mendorong Pemda untuk melakukan beberapa upaya sesuai dengan tupoksinya.
“Mari kita bersama mejaga melestarikan hutan kita, agar udara tetap segar dan sehat di Kapuas Hulu. Dengan terjaganya udara yang sehat, dapat membuat tubuh kita sehat dalam melakukan aktivitas sehari-hari,” kata France.
Tak hanya itu, dalam amanat Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Suryanbodo Asmoro, MM yang dibacakan France, Provinsi Kalbar merupakan wilayah rawan terjadi Karhutlabun
“Dimana faktor pemicu terjadinya kebakaran adalah pembakaran lahan perkebunan dengan cara dibakar dan tidak terkendali, sehingga membakar lahan gambut,” ujarnya.
Pada apel tersebut dihadiri oleh Forkopimda Kapuas Hulu. Serta, melibatkan pleton TNI Polri, Satpol PP, TNBKDS Kapuas Hulu, BPBD Kapuas Hulu, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.














