BERITA TERKINI

Kesetaraan Gender, DP3AP2KB Fakfak Sosialisasi Kebijakan PUG dan PPRG 

×

Kesetaraan Gender, DP3AP2KB Fakfak Sosialisasi Kebijakan PUG dan PPRG 

Sebarkan artikel ini
Kepala DP3AP2KB Lina Surjani (tengah) Kepala Bidang Pengarusutaman gender (kiri) Kepalah Distrik Kokas (tengah kemeja) kepalah seksi (kanan)

MATTANEWS.CO,FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar sosialisasi pelaksanaan Kebijakan Pengarusutamaan Gender (PUG) termasuk  Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG)

Sosialisasi  berlangsung di Gedung Pertemuan Distrik Kokas dengan diikuti  lebih dari 50 peserta yang terdiri dari para Kepala Kampung, Ketua Baperkam dan dan Aparat Kampung lainnya yang ada di Wilayah Distrik Kokas, Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Distrik Hamzah Al Mohdar, Jumat (25/3/2022).

Peserta sosialisasi PUG dan PPRG dari keterwakilan kampung se Distrik Kokas

Kepala Distrik dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Pelaksanan kegiatan sosialisasi tersebut, merupakan suatu kehormatan terhadap pemerintah Distrik dan Masyarakat, karena menurutnya Pelaksanaan Sosialisasi tersebut adalah kegiatan awal di tahun 2022 di Distrik Kokas,  yang pertama dilaksanakan dari DP3AP2KB.

“Kepada kepala Kampung, Sekretaris, Baperkam dan aparat Kampung lainnya agar dapat melaksanakan kerja sama, serta dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik agar dapat bermanfaat,” ujarnya

Kepala Distrik juga berharap, Agar semua peserta dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik, sehingga bisa untuk diterapkan kepada Masyarakat di Kampung, Serta dapat mendukung pemerintah Distrik dalam membangun Negeri sesuai fungsi dan tugas masing masing.

Adapun Narasumber dalam Sosialisasi tersebut adalah Lina Surjani SH, MM selaku Kepala DP3AP2KB dan Dra, Sulami selaku  Kepala Bidang Pengarusutaman Gender.

Lina Surjani lebih awal dalam pemaparannya, menjelaskan tentang apa itu Gender dan keseteraan Gender?

Disebutkannya bahwa ,Gender adalah seperangkat sikap, peran, tanggung jawab, fungsi, hak dan perilaku yang melekat pada diri laki-laki dan perempuan akibat bentukan budaya atau lingkungan masyarakat tempat manusia itu tumbuh dan dibesarkan.

“Artinya perbedaan sifat, sikap dan perilaku  yang dianggap khas perempuan atau khas laki-laki atau yang lebih populer istilah feminitas dan maskulinitas, terutama merupakan hasil belajar seseorang melalui suatu proses sosialisasi yang panjang di lingkungan masyarakat, tempat ia tumbuh dan dibesarkan,” ujarnya.

Lina Surjani juga menjelaskan bahwa, adapun sejumlah istilah yang erat kaitannya dengan problematika gender diantaranya meliputi, Pengarusutaman gender yang merupakan strategi yang digunakan untuk mengurangi kesenjangan antara laki-laki dan perempuan dalam mengakses dan mendapatkan manfaat pembangunan, serta meningkatkan partisipasi dan mengontrol proses pembangunan.

“Sedangkan, Kesenjangan gender terjadi apabila salah satu jenis kelamin berada dalam keadaan tertinggi dibandingkan jenis  kelamin lainnya,” ungkapnya

Selin itu, kesetaraan gender adalah, kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh kesempatan serta haknya sebagai manusia agar mampu berperan dan berpartisipasi dalam kegiatan politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, pendidikan serta menikmati hasil pembangunan.

Semetara Narasumber berikutnya Dra, Sulami selaku kepala bidang Pengarusutaman Gender, menjelaskan tentang Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) adalah, lebih melihat kepada kebutuhan antara laki-laki dan perempuan, bukan pada persoalan anggaran.

Dikatakannya, Pelaksanan kegiatan yang melibatkan Aparat Kampung tersebut agar disaat pelaksanaan Musrembang tingkat kampung dalam rencana penganggaran kegiatan agar dapat melibatkan perempuan untuk dapat menyuarakan terkait penganggaran untuk kebutuhan perempuan sehingga perempuan juga menikmati pembangunan sama seperti laki-laki.

“Jadi ketika merencanakan program dan kegiatan, dipastikan juga bahwa, pembangunan itu juga dapat dinikmati oleh perempuan, lansia perempuan dan laki-laki maupun anak perempuan dan laki-laki,” katanya.

Adapun terkait Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) yang terdiri dari isu-isu gender, Analisis gender maupun yang lainnya yang nanti dilanjutan pada pelaksanaan kegiatan pelatihan PPRG.

Diketahui, pelaksanaan kegiatan tersebut juga sebelumnya, kamis (24/3/2022) dilaksanakan di Distik Arguni oleh DP3AP2KB Fakfak.