MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Wakil Bupati H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., menyebutkan forum temu usaha dan kemitraan usaha ini merupakan bagian penting, untuk menyiapkan kembali usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan di Kabupaten Tulungagung semakin lebih baik.
Hal ini disampaikan pada saat memberikan sambutan sebelum membuka kegiatan Bimbingan dan Penerapan Persyaratan Standar Usaha Pengolahan dan Pemasaran Skala Mikro bertempat di Ruang Rapat Prajamukti Pemerintah kabupaten, Kamis (31/3/2022).
“Jadi begini, kegiatan ini sebagai wujud dari komitmen Pemkab Tulungagung untuk selalu hadir ditengah masyarakat khususnya pelaku usaha mikro sebagai pengolah dan pemasar hasil perikanan,” kata Wabup Gatut Sunu Wibowo mengawali sambutannya.
“Optimis di tahun 2022 pelaku usaha mikro perikanan semakin bangkit,” imbuhnya.
Orang Nomor 2 di Kabupaten Tulungagung menambahkan, pada tahun 2020 perekonomian Tulungagung tumbuh negatif 3,09 persen turun lebih dalam dibanding penurunan di tingkat nasional dan regional.
Terpuruknya perekonomian daerah mungkin juga dirasakan oleh pengolah dan pemasar hasil perikanan. Karena tahun 2020 sektor industri pengolahan terkontraksi 2 persen. Dan sektor perdagangan terkontraksi 8,5 persen.
“Bahkan dinas perikanan memperkirakan penjualan produk hasil perikanan pernah turun hingga 50 persen. Dengan demikian sangat berat bagi pengolah dan pemasar hasil perikanan,” tambahnya.
“Hal ini kita tetap harus bersyukur, karena pasti kita mampu melewati cobaan tersebut,” sambungnya.
Lebih lanjut Wabup Gatut Sunu Wibowo menjelaskan, pada tahun 2021 pihaknya bersyukur, perekonomian Tulungagung mulai keluar dari krisis tersebut. Dimana perekonomian meningkat 6 persen poin dibanding tahun 2020.
Semakin melandai pandemi ini, dan kian pulihnya perekonomian, sehingga momentum ini untuk bangkit kembali bagi pelaku usaha khususnya UMKM Perikanan.
“Forum temu usaha dan kemitraan usaha ini menjadi bagian penting, untuk menyiapkan kembali usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan di kabupaten Tulungagung,” terangnya.
“Terlebih lagi daya beli masyarakat Tulungagung juga mulai pulih di tahun 2021,” imbuhnya.
Untuk mempercepat pemulihan usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, lebih dalam Wabup Gatut Sunu Wibowo memaparkan Pemkab Tulungagung berkomitmen terus hadir ditengah mereka yang sebagian besar merupakan pelaku usaha mikro dan kecil.
Pihaknya berkewajiban memberikan perlindungan dan pemberdayaan usaha mikro dan kecil dibidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.
“Sebagai bukti nyata, dinas perikanan sudah melakukan berbagai kegiatan mulai pameran kegiatan kelautan maupun perikanan, pendampingan usaha perikanan, pelatihan memasak, pelatihan kemasan produk hasil perikanan, hingga pembinaan jaminan mutu dan keamanan pangan,” paparnya.
“Semua itu berorientasi membantu para pengolah dan pemasar hasil perikanan sehingga makin berkembang. Pada kesempatan ini menggandeng swalayan seperti Bravo dan lainnya,” sambungnya.
“Kalau hal ini bisa dilakukan, saya yakin produk hasil perikanan Kabupaten Tulungagung tidak hanya berjaya di pasar lokal saja, namun bisa menjangkau nasional hingga global,” pungkasnya.














