MATTANEWS.CO, OGAN KOMERING ILIR —Kesiapan Ogan Komering Ilir dalam mendukung agenda besar Indonesia Maju dinyatakan langsung oleh Bupati Iskandar. Kepala daerah Bumi Bende Seguguk ini menyakinkan pertumbuhan pembangunan nasional tidak terlepas dari peranan daerah itu sendiri.
Menurut Bupati, kemerdekaan Indonesia ke-77 tahun bertepatan dengan momentum sebagai langkah awal bersama dalam mewujudkan sinergitas agenda nasional sekaligus awal dari mengejar ketertinggalan daerah sebagai dampak pandemi Covid-19 selama dua tahun belakangan.

“Momentum hari kemerdekaan ini, kami mengajak masyarakat dalam mendukung agenda besar pencapaian Indonesia maju. Dengan komitmen dan kerja keras, inovasi dan kreativitas, agar pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat,” ucap Iskandar usai peringatan HUT ke 77 RI tingkat Kabupaten OKI di Kayuagung, (17/8/2022).
Agenda besar nasional itu sendiri tertuang dalam 5 sektor yang merupakan pekerjaan rumah bersama antara daerah dan pemerintah pusat yang meliputi berbagai sektor, yakni; Hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam. Selanjutnya, optimalisasi sumber energi bersih dan ekonomi hijau. Diteruskan dengan, perlindungan hukum, sosial, politik dan ekonomi serta pemberantasan korupsi. Lalu, mendukung usaha mikro, kecil, dan Menengah (UMKM) untuk segera naik kelas melalui digitalisasi ekonomi. Dan terakhir, keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Selain itu, bangkit untuk lebih kuat diutarakan Bupati Iskandar sebagai tolak ukur Kabupaten OKI yang telah membuktikan mampu melalui dengan dukungan sumber daya manusia dan alamnya.
“Kita bersyukur meski krisis multi dimensi menghantam dunia. Kita mampu bertahan. Seperti di Ogan Komering Ilir yang ditopang oleh sektor pertanian. Meskipun kita akui banyak perlambatan karena pandemi namun sektor agronomi membuat kita mampu bertahan” terang dia.
Sementara itu, semarak Dirgahayu Republik Indonesia juga dilaksanakan melalui upacara pengibaran bendera pusaka oleh 34 orang Paskibraka Kabupaten Ogan Komering Ilir dengan penuh khidmat.
Pasukan Pengibaran pada pagi hari menamakan diri sebagai Pasukan Bala Gaja Mahendera Baijaya yang artinya semangat pasukan perkasa.
Selepas itu, dilanjutkan penyampaian tali asih bagi belasan veteran dan penggiat nasionalisme di OKI. Kunjungan ke Taman Makam Pahlawan serta pemberian remisi di Lembaga Permasyarakatan Kayuagung.














