BERITA TERKINIHEADLINEKADER BANGSA

Bahas Kesehatan Ibu dan Anak di Era Transformasi Digital, Webinar Nasional UKB Berlangsung Sukses

×

Bahas Kesehatan Ibu dan Anak di Era Transformasi Digital, Webinar Nasional UKB Berlangsung Sukses

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Universitas Kader Bangsa (UKB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan ilmu kebidanan dan keperawatan melalui penyelenggaraan Webinar Nasional pada hari Sabtu, 25 April 2026. Bertempat di Aula lantai 5 Kampus UKB, acara ini mengusung tema “Penguatan Asuhan Kebidanan Komunitas Berbasis Sistem Informasi Dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak”. Tema tersebut dipilih sebagai respon atas tantangan kesehatan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan kebidanan dan keperawatan berbasis komunitas dengan dukungan teknologi informasi.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan UKB, antara lain Ketua Yayasan Pendidikan dan Kesehatan Kader Bangsa, Dr Hj Irzanita, Rektor UKB, Dr dr Fika Minata Wathan, MKes, Wakil Rektor III UKB, Dr Ilham Djaya, MH, Dekan Fakultas Kebidanan dan Keperawatan UKB, Bdn. Bina Aquari, S.ST., SKM., M.Kes dan civitas akademika lainnya. Kehadiran civitas akademika UKB menambah semarak suasana, mencerminkan antusiasme tinggi terhadap isu kesehatan ibu dan anak yang menjadi fokus utama.

Rektor UKB, Dr dr Fika Minata Wathan, MKes dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa pemanfaatan sistem informasi dalam layanan kebidanan dan keperawatan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan jangkauan pelayanan.

“Kita hidup di era transformasi digital, dimana sistem informasi telah menjadi tulang punggung di berbagai sektor termasuk di sektor kesehatan. Implementasinya kita butuh integrasi, tanpa integrasi yang tepat dengan praktik klinis, tanpa peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta tanpa pendekatan berbasis komunitas, teknologi justru bisa menjadi beban bukan solusi,” ucapnya.

Untuk itu, jelasnya, diperlukan penguatan asuhan kebidanan dan keperawatan berbasis sistem informasi. Bukan soal penggunaan aplikasi atau teknologi, tetapi bagaimana data yang dihasilkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat, cepat dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Pertanyaannya, apakah tenaga kesehatan kita sudah siap dengan transformasi ini? Apakah sistem yang ada benar-benar membantu atau menambah kompleksitas kerja? Kita tidak hanya ingin tenaga kesehatan yang melek teknologi namun juga dapat menggunakan teknologi agar dapat meningkatkan kualitas asuhan, mempercepat respon, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara nyata. Saya berharap dengan webinar ini kita juga dapat mengkritisi praktik yang ada, berbagi pengalaman serta merumuskan langkah-langkah kongkret untuk implementasi di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat IBI, Dr Hj Ade Jubaedah turut menjelaskan materinya tentang kebijakan dan peran tenaga kesehatan dalam penguatan asuhan kebidanan dan keperawatan komunitas. Beliau menyoroti pentingnya regulasi yang jelas, standar profesi yang kuat, serta kolaborasi lintas sektor. “Tenaga kesehatan harus mampu beradaptasi dengan tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi, agar dapat memberikan pelayanan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Materi selanjutnya disampaikan Hj Tuti Rusdiana, selaku Ketua PD IBI Provinsi Sumsel. Ia menekankan pentingnya asuhan kebidanan dan keperawatan komunitas yang komprehensif dan berkesinambungan. Beliau menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berhenti pada tindakan klinis, tetapi harus mencakup edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta kesinambungan layanan. “Pendekatan holistik ini mampu meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Sebagai pemateri ketiga, Dr Titih Huriah, S.Kep, M.Kep, Ns.,Sp. Kep.Kom dari akademisi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta membahas penguatan asuhan kebidanan dan keperawatan komunitas berbasis sistem informasi. Beliau menekankan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam pencatatan, monitoring, dan evaluasi layanan kesehatan ibu dan anak sangat penting. Sistem informasi yang terintegrasi diyakini mampu meningkatkan efisiensi, akurasi data, serta memperluas jangkauan pelayanan kesehatan berbasis komunitas.

Pantuan di lokasi, suasana webinar berlangsung penuh semangat dengan partisipasi aktif dari peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, tenaga kesehatan, serta praktisi kebidanan dan keperawatan. Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab memperlihatkan antusiasme peserta dalam menggali lebih dalam materi yang disampaikan narasumber. Kehadiran teknologi informasi sebagai topik utama membuat acara ini terasa relevan dengan perkembangan zaman.

Peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar implementasi sistem informasi di lapangan, tantangan kebijakan, serta strategi pemberdayaan masyarakat. Narasumber memberikan jawaban yang komprehensif, memperkaya wawasan peserta mengenai praktik kebidanan dan keperawatan komunitas.

Webinar Nasional UKB ini berhasil menjadi forum ilmiah yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam bidang kebidanan dan keperawatan. Dengan tema yang relevan dan narasumber yang kompeten, acara ini memberikan kontribusi nyata dalam upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak. Acara ditutup dengan pesan optimisme dari pimpinan UKB bahwa kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pemerintah akan terus diperkuat. Dengan dukungan sistem informasi yang modern, diharapkan layanan kebidanan dan keperawatan komunitas semakin berkualitas dan mampu menjawab tantangan kesehatan masyarakat di era digital.