MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kepala Desa Kendalbulur Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung Anang Mustofa, S.E., mengingatkan kepada generasi muda akan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya para leluhur.
Dia mengatakan kegiatan Kirab Tumpeng Raksasa dalam Sedekah Bumi ini merupakan tradisi yang dilakukan pada awal bulan Muharram atau Sura.
Hal ini dikatakan Anang usai pembukaan Kendalbulur Culture Heritage yang berlangsung selama 19-23 Agustus 2022 bertempat di destinasi wisata Nangkula Park Desa Kendalbulur Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jum’at (19/8/2022) Sore.
“Resmi dibuka Kendalbulur Culture Heritage sebuah Pekan Budaya berlangsung selama 5 hari mulai 19-23 Agustus 2022,” ucapnya.
“Diikuti ada 40 tenda pelaku usaha mikro baik Desa Kendalbulur maupun desa lainnya,” imbuh Kades muda penuh inovasi itu.
Dia menambahkan pembukaan Kendalbulur Culture Heritage diawali dengan Kirab Tumpeng raksasa menuju wisata Nangkula Park.
Hal itu dilakukan dalam rangka di bulan Muharram bagian dari Bersih Desa sekaligus sebagai Sedekah Bumi.
“Sedekah bumi itu upacara adat sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan limpahan hasil pertanian,” tambahnya.
“Selain itu, sebagai sarana berdoa memohon di bulan Muharram ini warga Kendalbulur selalu dalam lindungan Allah SWT senantiasa diberikan barokah dan hidayah,” pungkasnya.
Pantauan media ini, Kendalbulur Culture Heritage ini merupakan serangkaian dari Peringatan Hari Besar Nasional Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77.
Selain Kirab Tumpeng, dalam pekan budaya tersebut juga ada Pameran Tosan Aji,bazar UMKM, pentas jaranan, Senam massal anti narkoba, dan lainnya.














