BERITA TERKINI

Sempat Memanas, Aksi Demo APT Tuntut Mundur Kadishub Tulungagung

×

Sempat Memanas, Aksi Demo APT Tuntut Mundur Kadishub Tulungagung

Sebarkan artikel ini
Seruan aksi Afiliasi Pemuda Tulungagung saat bersitegang dengan petugas, saat massa memaksa memasuki kedalam kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, Selasa (30/8) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Afiliasi Pemuda Tulungagung (APT) menggelar aksi demostrasi di halaman kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, Selasa (30/8/2022).

Aksi itu dipicu atas mosi tidak percaya terhadap Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung Galih Nusantoro dinilai tidak becus dalam bekerja.

Saat dijumpai, Ketua Koordinator APT Kabupaten Tulungagung Aldino Putra mengatakan dalam seruan aksi ini menuntut tiga hal yang dilaksanakan oleh Dishub Tulungagung.

“Tuntutan kita ada 3 yaitu papan tonase, parkiran yang terintegrasi, dan terakhir menuntut mundur Kadishub Tulungagung dari jabatannya,” kata Aldino seusai orasi dihadapan awak media.

Dia menambahkan ketiga tuntutan itu jika Dishub tidak melaksanakan, pihaknya akan datang lagi melakukan aksi dengan membawa jumlah massa lebih banyak lagi.

Seruan aksi ini sempat memanas, tatkala puluhan pemuda meminta jaminan bahwa kinerja Dishub agar lebih baik lagi.

“Kita dengar bersama, disini ada Pak Sekretaris Dinas Perhubungan Rusdi yang mewakili Kadishub tidak bisa memberikan jaminan kalau masih ada yang melanggar dan Dishub diam saja artinya tidak becus,” tambah salah satu peserta aksi dengan penuh semangat itu.

“Jika 8 September 2022, Kadishub tidak mundur dari jabatannya, kita akan lakukan demo dengan jumlah massa lebih banyak lagi, dan akan berjilid-jilid sampai kinerja Dishub dijalankan dengan baik,” pungkasnya.

Tempat sama, Kadishub Tulungagung melalui Sekdin Perhubungan Rusdi menanggapi seruan aksi dari Afiliasi Pemuda Tulungagung menuturkan segala masukan yang disampaikan itu merupakan cambuk sehingga dalam bekerja lebih semangat lagi.

“Secara teknis, masukan aksi pemuda tadi cambuk kita agar lebih semangat dalam bekerja,” tutur Rusdi.

Adapun tuntutan terkait papan tonase, Rusdi menambahkan beberapa titik lokasi pihaknya sudah melakukan pemasangan.

Selain itu, terkait Over Dimension Overload (ODOL) pihaknya sudah melakukan, buktinya bersama stakeholder terkait sudah melakukan penindakan.

“Rutin dalam satu bulan dua kali bersama stakeholder terkait lakukan penindakan bersama Polres Tulungagung yang memiliki kewenangan dalam hal penindakan,” tambahnya.

Pantauan media ini, seruan aksi ini meskipun sempat memanas namun berjalan aman dan kondusif dengan pengawalan dari pihak Kepolisian Resor Tulungagung dipimpin langsung oleh Kapolres Ajun Komisaris Besar Polisi Eko Hartanto, S.I.K., M.H., bersinergi dengan Anggota Kodim 0807 Tulungagung dan Satpol PP setempat.