POLITIK

Wabup Kapuas Hulu Sebut Perhutanan Sosial untuk Tingkatkan Perekonomian

×

Wabup Kapuas Hulu Sebut Perhutanan Sosial untuk Tingkatkan Perekonomian

Sebarkan artikel ini
Wabup Wahyudi Hidayat saat menghadiri workshop IAD berbasis perhutanan sosial. (Dok Prokopim Kapuas Hulu)

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat menghadiri workshop Integrated Area Development (IAD) berbasis perhutanan sosial, di Aula Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kapuas Hulu, Jumat (9/9/2022).

Dikatakan Wabup Wahyu, potensi kawasan hutan yang cukup besar, perlu pengelolaan sumber daya hutan menganut asas berkeadilan, berkelanjutan dan seimbang baik dari sisi ekonomi, ekologi dan sosial.

“Dengan potensi kawasan hutan yang cukup besar, perlu pengelolaan sumber daya hutan menganut asas berkeadilan, berkelanjutan dan seimbang baik dari sisi ekonomi, ekologi dan sosial,” katanya.

Dilanjutkannya, salah satu pendekatan yang dapat dilakukan mewujudkan harapan tersebut melalui perhutanan sosial. Dimana, perhutanan sosial menjadi salah satu pola pengelolaan hutan yang bertujuan untuk meningkatan perekonomian masyarakat di dalam dan di sekitar kawasan hutan.

“Melalui adanya pemerataan akses kelola, perhutanan sosial mengedepankan peran masyarakat dan masyarakat adat sebagai pelaku utama dalam bentuk hutan desa, hutan kemasyarakatan, hutan tanaman rakyat, hutan adat dan kemitraan kehutanan,” sampainya.

Menurutnya, untuk mewujudkan percepatan pembangunan daerah tersebut diperlukan sebuah perencanaan bersama.

“Antara para pihak dengan satu tujuan bersama yang di tuangkan dalam sebuah masterplan dan rencana aksi, dokumen perencanaan bersama ini menjadi panduan bersama bagi para pihak baik di daerah maupun di pusat,” ujarnya.

Dirinya berharap, tujuan dari kegiatan tersebut adalah terwujudnya dokumen perencanaan bersama yang dibangun secara partisipatif dan disepakati.

“Untuk mendapatkan kesamaan tujuan pembangunan daerah kedepan dalam rangka mempercepat peningkatan ekonomi daerah melalui optimalisasi perhutanan sosial. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah terwujudnya dokumen perencanaan bersama yang dibangun secara partisipatif dan disepakati bersama. Untuk mendukung percepatan ekonomi daerah melalui keseimbangan ekonomi dan lingkungan,” pungkasnya.