MATTANEWS.CO, SULBAR – Himpunan mahasiswa islam (HMI) MPO cabang Mamuju menggelar unjuk rasa di kantor perwakilan Ombudsman Sulawesi Barat, Rabu (14/9/2022).
Kedatangan massa aksi tersebut meminta klarifikasi kepala Ombudsman Sulbar Lukman Umar terkait namanya masuk dalam daftar list penerima beasiswa manakarra sebanyak Rp 30 juta.
Massa aksi pun tak terima jawaban Kepala Ombudsman perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar), Lukman Umar.
Dalam klarifikasinya, Lukman Umar mengaku, akan menyerahkan semua ke Aparat Penegakan Hukum (APH).
“Proses hukum ini penting untuk dihargai sebagai warga negara yang taat hukum,” kata Lukman Umar, didepan massa aksi, Rabu, (14/9/2022).
Lantas, salah seorang massa aksi merampas megaphone dari tangan Lukman Umar yang sedang mengklarifikasi lantaran dirinya sudah menerima beasiswa Manakarra.
“Omong kosong yang anda bilang itu,” kata massa aksi tersebut, sambil merampas megaphone dari tangan Lukman Umar.
Raut wajah Lukman Umar pun seketika terlihat berubah dari yang biasa saja, menjadi sedikit pucat.
Massa aksi pun memutuskan untuk meninggalkan lokasi kantor Ombudsman perwakilan Sulbar lantaran Lukman Umar dinilai tidak profesional dalam mengambil keputusan.
“Harusnya, Lukman Umar langsung menyatakan pengunduran dirinya dari jabatan Kepala Ombudsman perwakilan Sulbar,” kata massa aksi.
Lukman Umar pun berbalik badan dan kembali ke ruangannya.
Mahasiswa saat merampas megaphone dari tangan Kepala Ombudsman perwakilan Sulbar, Lukman Umar. (*)














