BERITA TERKINIHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Pembangunan Saluran Irigasi di Bongas Kolot Cikadu Purwakarta Diduga Tak Transparan

×

Pembangunan Saluran Irigasi di Bongas Kolot Cikadu Purwakarta Diduga Tak Transparan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Proyek pembangunan saluran drainase di areal persawahan petani di wilayah Kampung Bongas Kolot, di perbatasan dua desa antara Desa Cikadu dan Desa Wanawali Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta diduga tak transparan soal volume pekerjaan proyek.

Pasalnya, dari papan informasi kegiatan yang dipampang disekitaran proyek yang dikerjakan oleh CV. Mulya Pratama tertanggal 20 Juli 2022 itu. Drainase tersebut dibangun dengan anggaran senilai Rp. 188.499.000 bersumber dari dana APBD, namun proyek tersebut tak menampilkan volume pengerjaannya.

Kepala Desa Cikadu Deddy Sujana saat dikonfirmasi terkait pekerjaan itu membenarkan bahwa proyek saluran itu memang dibangun di wilayah perbatasan Desa Cikadu dan Desa Wanawali.

“Memang ada pembangunan drainase tapi saya kurang tau soal anggaran dan sebagainya, tanya saja langsung ke pemborongnya soalnya itu proyek Pemda,” pungkas Deddy Sujana, Kamis (15/09/2022).

Sebelumnya menurut informasi yang diperoleh dari warga setempat, pembangunan saluran irigasi tersebut disebutkan dikelola oleh seseorang bernama Rukman Wiguna.

Ketika di konfirmasi, Rukman Wiguna menjelaskan kepada awak media bahwa saluran irigasi tersebut dibangun untuk kelompok tani desa Cikadu.

“Iya kemarin ada bantuan (proyek tersebut-red), untuk lelang dan lain-lainnya saya kurang tau karena itu urusan pemda, cuma kebetulan saya ada disitu di keanggotaan kelompok tani,” kata beberapa hari lalu tepatnya, Kamis (08/09/2022).

Rukman juga menjelaskan bahwa sebelum adanya pembangunan saluran irigasi tersebut, ia dipercayakan oleh Kelompok Tani Desa Cikadu untuk mengajukan proposal bantuan ke Balai Benih Pertanian (BPP) terdekat yang kemudian proposal tersebut direalisasi melalui pembangunan irigasi tersebut.

Kemudian, Rukman mengatakan bahwa untuk mengetahui lebih spesifik soal pembangunan saluran drainase tersebut ia menyarankan agar menemui langsung kepada pihak ketiga atau penyedia jasa.

“Kalo soal proyek itu langsung saja ke pak Iden Marga,” demikian Rukman.