BERITA TERKINIPOLITIK

TMMD ke-115 di Desa Gondanggunung, Pemkab Tulungagung Gelontorkan Anggaran 1,7 Miliar

×

TMMD ke-115 di Desa Gondanggunung, Pemkab Tulungagung Gelontorkan Anggaran 1,7 Miliar

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Pemerintah kabupaten Tulungagung mengelontorkan anggaran senilai 1.700.000.000 rupiah sebagai upaya mensukseskan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa ke-115 di Desa Gondanggunung Kecamatan Pagerwojo.

Pembukaan TMMD ke-115 ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., disaksikan oleh Wakil Bupati H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah setempat.

Selain itu, dalam pembukaan TMMD ke-115 di Desa Gondanggunung turut hadir Komandan Komando Resor Militer 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Inf. Deni Rejeki, S.E., M.Si.

“Kita laksanakan upacara pembukaan TMMD ke-115 tahun 2022 di Desa Gondanggunung Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung,” kata Maryoto dihadapan awak media, Selasa (11/10/2022) Pagi.

Orang nomor 1 Pemkab Tulungagung menambahkan dalam upacara pembukaan TMMD ke-115 dihadiri pejabat Tentara Nasional Indonesia baik dari Danrem 081/Dhirotsaha Jaya, personel Kodam V/Brawijaya, Marinir, Angkatan udara maupun dari Kodim 0807 Tulungagung maupun dari kepolisian.

Hal ini, lanjut Maryoto membuktikan merupakan suatu satu kebersamaan persatuan dan sangat penting sekali. Pihaknya menyampaikan NKRI harus kuat dan kokoh antara rakyat dengan pemerintah.

“Tentu saja, ini momentum sangat luar biasa, dengan semangat TMMD tidak hanya dalam artian fisik tapi membangun terhadap karakter bangsa untuk berbangsa dan bernegara dalam rangka membentuk persatuan memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus dengan spirit kegotongroyongan,” tambahnya.

“Selain pembinaan fisik, yang lebih baik memberi contoh juga pembangunan karakter berbangsa dan bernegara,” imbuhnya.

Lebih lanjut Maryoto menjelaskan adapun pemilihan Desa Gondanggunung sebagai lokasi TMMD ke-115, pihaknya menganggap sudah melakukan kajian secara teknis.

Hakikat dari TMMD, kata Maryoto dalam upaya pembangunan menjangkau daerah terpencil, seperti halnya di Desa Gondanggunung ini yang jauh dari pusat perkotaan.

“Dari kajian pemilihan secara teknis, kita ini punya wilayah yang terpencil seperti Desa Gondanggunung jauh dari kota,” terangnya.

“Bahkan jalan menuju ke Gondanggunung saja melalui jalan yang menantang dan sangat ektrem, meskipun demikian, kita tetap perlakukan hal sama,” sambungnya.

“Karena berat, kalau tidak dibantu TMMD sangat susah,” kata Maryoto menambahkan.

Dalam TMMD ke-115, lebih dalam Maryoto memaparkan pihaknya memberikan suport dengan mengelontorkan anggaran bersumber dari APBD senilai 1,7 miliar.

Adapun TMMD ke-115 di Desa Gondanggunung yang dibangun diantaranya infrastruktur jalan, bedah rumah, mandi cuci kakus untuk masyarakat, musala, dan lainnya.

“Untuk jalan akan dibangun 1.300 meter dengan lebar 3 meter, yang tentunya akan menghubungkan dari satu dusun ke dusun lainnya di Desa Gondanggunung,” paparnya.

“Target diselesaikan dalam 1 bulan, maka masyarakat harus empati dengan bergotong royong, sekarang saja pak tentara berkenan, apalagi masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Tempat sama, Danrem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Inf. Deni Rejeki menuturkan dalam pelaksanaan TMMD ke-115 di Desa Gondanggunung akan mengerahkan seratus lima puluh personel gabungan baik dari TNI-Polri, Pemkab Tulungagung maupun stakeholder terkait.

“Kita targetkan selama 30 hari, TMMD akan rampung, maka kita kerahkan 150 personel gabungan itu,” tuturnya.

“Dalam TMMD ini pembangunan MCK untuk masyarakat ada 4 titik, bedah rumah ada 8, pembangunan infrastruktur jalan sudah ada untuk diperbaiki sepanjang 1.300 meter dengan lebar 3 meter,” imbuhnya.

“TMMD ini dilaksanakan dalam upaya menjangkau pembangunan daerah terpencil,” kata Kolonel Deni menambahkan.