MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Bupati Drs. Maryoto Birowo, M.M., membeberkan dalam bulan Oktober 2022 untuk inflasi di Kabupaten Tulungagung masih relatif aman.
Selain itu, kata Maryoto masih dalam batas kenormalan atau masih dalam tingkat terkendali.
Hal ini dikatakan Maryoto seusai vidcon bertempat di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso Kabupaten Tulungagung, Senin (24/10/2022).
“Benar, inflasi Di Tulungagung masih aman,” kata Maryoto didampingi Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., dihadapan awak media.
Orang nomor 1 Pemerintah kabupaten Tulungagung menambahkan adapun sesuai arahan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) ada tiga unsur yang mempengaruhi inflasi.
“Saat ini fokusnya ada di bidang pangan,” tandasnya.
Tempat terpisah, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Tulungagung Dr. Adi Prasetiya, S.E., M.M., mengatakan pada Agustus 2022 lalu Kabupaten Tulungagung mengalami deflasi 0,01 persen.
Namun demikian, lanjut Yayak lebih akrab disapa itu memaparkan pada September 2022 inflasi sudah mengalami tingkat kenaikan yakni di angka 1,36 persen.
“Inflasi dari per bulan September kemarin itu 1,36 persen, kalau di bulan Agustus lalu mengalami deflasi 0,01 persen. Sekarang inflasi kita 1,36 persen artinya inflasi kita masih di tingkat terkendali,” papar Mantan Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tulungagung.
Dia menambahkan pihaknya seusai mendengar arahan dari Mendagri dan beberapa Kementerian bahwasannya inflasi di Tulungagung masih diambang normal kecenderungan lebih baik dibandingkan dengan kabupaten atau kota di provinsi lainnya.
“Artinya kita masih mengendalikan inflasi dengan baik,” tambahnya.
Lebih lanjut Yayak menjelaskan kedepannya Kemendagri akan melakukan evaluasi setiap minggu terkait pengendalian inflasi melalui zoom meeting.
Hal ini, dilakukan dari Pemerintah pusat hingga daerah akan fokus dalam pengendalian inflasi yang ada.
Disamping itu, menurut Yayak untuk kabupaten Tulungagung sendiri yang mendongkrak kenaikan inflasi utamanya di sektor transportasi.
“Tetapi sayangnya kita belum bisa menghitung inflasi sendiri dan masih mengikut pada kota Kediri, jsdi apa yang menjadi patokan Kediri ya menjadi patokan kabupaten Tulungagung juga,” terangnya.
Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Tulungagung mengharapkan hingga akhir tahun 2022 dan kedepannya inflasi Tulungagung selalu di posisi aman serta pertumbuhan ekonomi terus meningkat dibanding tahun sebelumnya.














