MATTANEWS.CO, MEDAN – Perhelatan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) ke-5 Tahun 2022 dilaksanakan Pemko Medan, di Istana Maimun, berhasil memadukan upaya pelestarian seni budaya dan memberikan pasar, serta mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Ibukota Sumatra Utara ini, Senin (7/11/2022).
“Panggung pertunjukan ini bukan hanya diisi oleh pertunjukan seni budaya Melayu dari Medan maupun kota/kabupaten lainnya di Sumut, namun juga dari 10 provinsi Indonesia. Bahkan dari negara serumpun, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan Thailand,” papar Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

Dikatakan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, Gemes yang berlangsung mulai 31 Oktober hingga 3 November ini menjadi magnet kuat, menarik kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
“Setiap malam, halaman depan Istana Maimun dipadati pengunjung untuk menyaksikan pertunjukan seni budaya Melayu, nasional dan internasional. Tingginya minat masyarakat menyaksikan perhelatan ini memberikan manfaat bagi 64 pelaku UMKM yang membuka stand di sana. Salah satu yang menarik adalah pertunjukan Tari Zapin, oleh seniman-seniman negara Serumpun, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand dan Brunei Darusalam,” ungkap Wali Kota Medan.
Atas penampilan kolaborasi seniman antarnegara serumpun yang penuh rentak, indah, dan harmonis ini, lanjut Bobby Nasution, mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
“Perhelatan ini merupakan upaya melestarikan keberagaman seni budaya Melayu di Kota Medan, sekaligus merupakan upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Medan. Semoga kedepan dapat lebih baik lagi dari sebelumnya,” tukasnya.














