MATTANEWS.CO, SULBAR – Setelah hampir tiga tahun tidak pernah lagi dilakukan dengan meriah, Komunitas Mammesa Tongang (KMT) kembali menggelar tradisi pesta nelayan di Lingkungan Lembang, Kelurahan Binanga Kecamatan Mamuju.
Pada pesta nelayan kali ini, setidaknya ada 72 perahu ikut serta. Hal itu merupakan tradisi sebagai bentuk kesyukuran atas hasil laut yang mereka rasakan.
Lurah Binanga, Firmansyah, yang juga terlibat langsung dalam pelaksanaan pesta nelayan itu mengaku inisiatif melakukan kegiatan itu dari masyarakat sendiri.
Dirinya berharap, tradisi pesta nelayan dapat dijadikan agenda tahunan yang masuk dalam kalender pemerintah daerah. Sekaligus dapat diarahkan menjadi objek wisata.
“Sehingga dapat menarik banyak orang untuk datang ke Kabupaten Mamuju,” jelasnya.
Di tempat sama, Bupati Mamuju, Hj Sitti Sutinah Suhardi, pada kesempatan itu mengapresiasi atas terlaksananya kembali pesta nelayan yang di inisiasi oleh warga secara bersama-sama.
Sutinah menilai, tradisi tersebut harus tetap dilestarikan dan dijaga sebab tradisi pesta nelayan adalah bentuk kebersamaan dan ajang silaturahmi yang sangat baik bagi semua masyarakat utamanya para nelayan.
Terkait dengan itu, ia pun menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Mamuju untuk terus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terutama pada sektor pertanian dan perikanan sebagai salah satu sektor unggulan.
Menurut Sutinah, berbagai langkah dan upaya telah dilakukan untuk memajukan sektor tersebut. Bahkan melalui glontoran bantuan dengan nilai milyaran rupiah telah diprogramkan untuk membantu para petani dan nelayan.
“Khusus pada nelayan bantuan berupa perahu, mesin katinting sampai pada rumpon dan peralatan penunjang sektor perikanan lainnya telah diberikan,” tukas Sutinah, Minggu (13/11/2022).














