BERITA TERKINIPENDIDIKAN

Kepala SMKN 1 Rejotangan Tulungagung: Mental dan Skill Hal Penting

×

Kepala SMKN 1 Rejotangan Tulungagung: Mental dan Skill Hal Penting

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Parenting di SMKN 1 Rejotangan Kabupaten Tulungagung, Kamis (2/3) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN) 1 Rejotangan Kabupaten Tulungagung, Drs. Masrur Hanafi, M.M., mengungkapkan pihaknya menggelar parenting sebagai upaya mempersiapkan mental dan skill sebelum memasuki dunia pekerjaan.

Hal ini sangat penting, menurut Hanafi sapaan akrab, kegiatan parenting merupakan program dari lembaganya yang dilaksanakan setiap dua bulan sekali pasca Covid-19.

Hal ini dikatakan Hanafi saat ditemui mattanews.co di SMKN 1 Rejotangan Kabupaten Tulungagung, Kamis (2/3/2023) Siang.

“Tujuan digelar parenting ini agar para siswa-siswi setelah menyelesaikan belajar di SMKN 1 Rejotangan sudah siap dalam bekerja,” ucap Kepala Sekolah sangat dekat dengan kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat maupun Insan Pers itu.

Dia menambahkan kegiatan parenting ini dengan menghadirkan nara sumber dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Malang dan diikuti para orang tua dari siswa-siswi kelas X dan XI.

Kegiatan parenting ini, sambung dia, pihaknya mengharapkan setelah menyelesaikan tugas belajar para siswa-siswi SMKN 1 Rejotangan siap memasuki dunia pekerjaan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

“Kami berharap keterserapan tenaga kerja disini itu 80 persen. Dan setelah bekerja nanti mereka tidak mudah resign,” tambahnya.

“Mereka bekerja sesuai dengan kompetensinya, misalnya elektronik bekerja juga di elektronik dan lainnya sehingga dalam hal capaian salary atau upahnya sesuai,” imbuhnya.

“Mengurangi angka resign dalam bekerja terutama yang bekerja di luar kota karena kita sadari didalam kota ke terserapnya tenaga kerja terbatas. Mungkin dengan upah minimun yang di luar kota lebih tinggi dari Tulungagung misalnya di Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya dan lainnya,” pungkasnya.

Tempat lokasi yang sama, Sekretaris Eksekutif Apindo Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jupriyono mengatakan pihaknya diundang disini (SMKN 1 Rejotangan.red) sebagai nara sumber.

“Diundang sebagai nara sumber untuk memberikan parenting kepada wali murid dari kelas X dan XI SMKN 1 Rejotangan,” katanya.

Dia menambahkan meskipun sebagai nara sumber, pihaknya dalam menyampaikan pemaparan di hadapan wali murid sekaligus melakukan dialog interaktif.

Dengan dialog interaktif tersebut, lanjut dia, pihaknya mendengarkan sekaligus memberikan solusi dengan berbagai keluhan yang dihadapi wali murid dalam mendampingi putra dan putri belajar.

“Kami lakukan dialog sembari berdiskusi dengan wali murid, karena kami memandang saat ini komunikasi orang tua dan anak itu kurang, maka kami hadir sekaligus memberikan edukasi,” tambahnya.

“Kami juga sampaikan bagaimana cara melatih keberanian anak dan melatih sehingga anak bisa mandiri,” sambungnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan dalam kegiatan ini pihaknya memberikan edukasi kepada para orang tua bahwasanya SMKN 1 Rejotangan semua program sekolah berorientasi setiap lulusan para siswa bisa langsung bekerja sesuai dengan kompetensi masing-masing.

Namun demikian, tutur dia, pihaknya juga memberikan solusi kepada wali murid bilamana putra-putri setelah menyelesaikan belajar berkeinginan untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi lagi.

“Biasanya lulusan disini itu langsung siap kerja meskipun harus bekerja di luar kota. Karena, kita sadari untuk Tulungagung sendiri cukup ketat, kalau ada peluang kerja di luar kota sebagai orang tua harus tetap mendukung, semisal kerja di Mojokerto, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, atau di Malang,” terangnya.

“Meskipun, ada orang tua yang menghendaki anaknya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi harus tetap didukung asalkan memang itu kemauan dari anak tersebut, asalkan rajin belajar, jangan sampai sebagai orang tua memaksa harus kuliah di perguruan tinggi,” sambungnya.

“Kami berpesan sebagai orang tua tetap dampingi putra-putri, jalin komunikasi sembari melihat kemampuan anak tersebut. Selain itu, latih kepercayaan diri sehingga anak bisa belajar mandiri,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Tanti Fitriani warga Desa Buntaran Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung merupakan wali murid Vita Mifthakul Jannah dari kelas XI sangat mengapresiasi kegiatan parenting yang diselenggarakan oleh SMKN 1 Rejotangan.

“Parenting ini sangat positif sekali bagi kami para wali murid, tadi dari nara sumber sangat jelas sekali memberikan edukasi kepada kami,” katanya.

“Pada intinya, jika nanti sudah lulus sekolah dan diterima kerja di luar kota sesuai kompetensi dan memperoleh upah yang layak sebagai orang tua harus mendukung anak tersebut,” imbuhnya.