MATTANEWS.CO, OKI – Sejak satu tahun lalu diserang penyakit stroke, Hamidah Bin Bastari (67), Kesehatan warga Lingkungan I RT.01 Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tidak kunjung membaik. Bahkan lebih dari itu, selain penyakit stroke, tulang pinggul sebelah kanannya mengalami pergeseran. Hal tersebut lantaran gerak tubuh Hamidah hanya berbaring di tempat tidur.
Sayangnya, warga seperti Hamidah luput dari berbagai bantuan kesehatan yang di sediakan pemerintah. Meski termasuk warga kurang mampu, keluarganya tidak pernah menikmati berbagai kucuran bantuan sebagai program kesehatan maupun bantuan sosial lainnya.
Salah seorang putranya, Deniyus mengaku cukup prihatin dengan keadaan ibunya. Menurutnya, keterbatasan ekonomi membuat dirinya dan keluarga harus menunda keinginan, untuk membawa ibunya ke rumah sakit, guna diberikan perawatan sebagaimana mestinya,
“Sudah berapa kali kami ajak ke pengobatan alternatif. Biarpun hanya berobat secara tradisional seperti itu, ternyata biaya yang dibutuhkan juga cukup besar. Akhirnya, kami putuskan berobat melalui terapi urut badan. Bagaimana lagi, hanya sebatas itu kemampuan kami sebagai anak beliau,” terangnya di Kayuagung, Sabtu (20/5/2023).
Salah seorang tetangga dekat Romadianri tidak menampik kondisi ekonomi keluarga Hamidah. Menurutnya, meskipun anak-anaknya telah berkeluarga namun dengan penghasilan tidaklah mencukupi.
“Kondisi anak-anaknya yang tidak bekerja tetap atau pun kerja namun penghasilan rendah tidak dapat leluasa berobat. Semoga pemerintah maupun dermawan berikan bantuan pengobatan baginya,” tandasnya.














