MATTANEWS.CO, LABUHANBATU – Salah Seorang Warga Desa Tebing Linggahara, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, merasa sangat kecewa terhadap kepemimpinan Kepala Desa Mereka SH.
Kekecewaan warga tersebut disampaikan nya kepada awak media, karena tidak tau harus berbuat apalagi. Dimana diduga kepala Desa nya sengaja menghapuskan bantuan PKH yang biasa diterimanya beberapa tahun belakangan ini.
“sudah lama Bapak dapat PKH udah berapa tahun, namun pada saat ini karena menurut Bapak beda pilihan, dihilangkan itu ada sekitar 50 orang nggak dapat apa-apa,”tutur warga tersebut.
Namun yang sangat disayangkan, kata warga tersebut ada salah seorang TS (Tim Sukses) kepala desa Tebing Linggahara itu yang bernama Syahrial menerima bantuan PKH, padahal sangat jauh dari kreteria penerima.
“Dia punya mobil, tapi dia kok malah penerima PKH,” ungkapnya kembali dengan nada kesal.
Sementara itu kepala Desa Tebing Linggahara Solehuddin saat dikonfirmasi oleh awak media terkait permasalahan yang dialami oleh warganya, hingga berita ini diterbitkan belum berhasil dimintai tanggapan.
Disisi lain Kordinator PKH Kabupaten Labuhanbatu, Junaidi Mustafa saat dikonfirmasi mengatakan PKH merupakan program kemensos dari pusat dan tidak berkaitan dalam hal politik.
“jika ada ditemukan silahkan melaporkan ke saya dan dinas sosial,” katanya.
Namun saat awak media menanyakan apakah seorang kepala desa bisa menghapus bantuan PKH yang diterima oleh warganya. Junaidi mengatakan daerah bisa melakukan verifikasi kelayakan.
“saat ini daerah bisa melakukan verifikasi kelayakan pada penerima PKH,” ungkapnya.
Oleh sebab itu Junaidi juga membenarkan tidak menutup kemungkinan seorang kepala Desa bisa mempengaruhi seorang warga yang menerima bantuan PKH.
Lanjut, berkaitan dengan permasalahan tersebut Camat Bilah Barat M.Noor Putra saat dimintai keterangan terhadap masalah yang dialami oleh warganya, belum bersedia memberikan keterangan.














