MATTANEWS.CO, PRABUMULIH – Terkait proyek rangkaian Sambungan Rumah (SR) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Prabumulih yang dipertanyakan oleh salah satu Tokoh Masyarakat dari Kota Nanas ini.
Pasalnya Tokoh Masyarakat tersebut menyoal tentang SR wilayah Perumahan Arda (Karang Raja) dan GPI (Gunung Ibul) dikerjakan pada tahun 2022 hingga saat ini diduga belum ada serah terima dari pihak Dinas PUPR Prabumulih ke PDAM Tirta Prabujaya Kota Prabumulih.
Mengenai hal itu, PPTK Dinas PUPR Kota Prabumulih Diandes Haidir, ST, ketika dikonfirmasi media ini dalam penjelasannya, mengatakan bahwa serah terima dari kontraktor ke PUPR sudah dilakukan namun ke PDAM belum, Rabu (21/6/2023).
“Karena tahun kemarin 2022 ada sedikit kesalahan dari pihak ketiga, sehingga kita mengambil tindakan tegas, yaitu memutuskan kontrak kerja sama,” ucapnya.
Lanjut Andes sapaannya, untuk di tahun 2023 ada proyek lanjutan.
“Untuk SR perumahan Arda dan GPI di ABT ini ada kelanjutan lagi. Tentang serah terimanya kemungkinan besar baru kita lakukan setelah selesai pengerjaan lanjutan, termasuk juga untuk masalah galian jalan perbaiki sehingga seperti semua, di ABT ini kita usulkan,” paparnya.
Terpisah, Direktur PDAM Tirta Prabujaya Prabumulih Ari Fajar C Ardhana ST MSi ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
“Iya untuk SR tahun 2022 hingga saat ini belum ada serah terima dari dinas PUPR Prabumulih. Yang ada setah terimanya, yakni tahun 2016, 2017,2019 dan tahun 2000,” urai.
Ari menegaskan pihaknya belum berani mengalirkan air SR baru, karena masih ada beberapa tahapan yang harus kita sepakati walaupun untuk data SR sudah ada ditangan mereka.
‘Kalau semua tahapan sudah disepakati, baru kita (PDAM.red) langsung mengalirkan air ke rumah warga. sehingga warga tidak lagi kesusahan mencari air bersih buat kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.














