MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Dinas kearsipan Provinsi Sumsel melaksanakan kegiatan.Bimbingan teknis pengolahan arsip organisasi masyarakat, perusahaan swasta dan masyarakat di Emilia Hotel Palembang Kamis (9/11/2023).
“Pemerintah provinsi Sumsel sangat mendukung dinas Arsip. Mengelola arsip secara keseluruhan. Di Wilayah Sumsel sendiri masih banyak arsip-arsip yang belum terkoordinir pembukuannya. Maka dari itu peran aktif dari dinas kearsipan sangat diperlukan,” kata Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs Nelson Firdaus usai membuka kegiatan.
Masih kata Nelson, guna menggali arsip-arsip lama yang artinya mempertahankan melalui kegiatan seperti saat ini. Arsip memiliki peran penting bukan hanya bagi organisasi sosial. Bahkan secara pribadi sendiri arsip memiliki peran sangat penting. Artinya apa yang diperbuat maka hal tersebut perlu disimpan dan diarsipkan.
Ia juga berharap agar jika ada benda bersejarah di masyarakat. Agar benda tersebut dapat dilaporkan kepada pemerintah sehingga dapat di arsipkan dengan baik.
Sementara itu kepala Dinas Kearsipan Provinsi Sumsel Hj Tarbiyah SPd MM mengatakan, kegiatan ini merupakan pertama kali dilaksanakan. Pertama tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi yang ada di masyarakat mengenai kearsipan. Sehingga di dapatkan pengolahan arsip yang baik di masyarakat di dalam organisasi. Peserta sendiri terdiri dari beberapa organisasi yang ada di Palembang.
“Peserta sendiri kita ambil dari dalam Kota Palembang, tapi untuk kedepannya kita akan coba lakukan bimtek untuk Kabupaten/Kota yang ada di Sumsel juga,” harapnya.
Materi pada bimtek ini sangat penting dan para pembicara didatangkan khusus untuk para peserta. Sebab masyarakat harus memiliki kesadaran yang tinggi tentang arsip. Sebab arsip merupakan sebuah bukti sejarah. Saat ini arsip menjadi bukti data yang akan diketahui puluhan atau ratusan tahun kedepannya.
“Saya berharap kedepannya dinas kearsipan menjadi salah satu kunjungan masyarakat, juga untuk sekolah. Sejauh ini hanya dinas yang aktif memberikan data dan arsip nya kepada dinas Kearsipan. Masyarakat dan organisasi sejauh ini belum memiliki peranan dalam menyumbang arsip. Saya berharap melalui bimtek ini akan banyak organisasi dan masyarakat yang aktif menyumbangkan arsipnya kepada dinas arsip,” jelas dia. (Adi)















