BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Saksi Ungkap UBD Bayarkan Uang Sewa Gedung Rp75 Juta Perbulan Kepada Empat Pemilik Bangunan

×

Saksi Ungkap UBD Bayarkan Uang Sewa Gedung Rp75 Juta Perbulan Kepada Empat Pemilik Bangunan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Sidang perdata aset Universitas Bina Darma (UBD) Palembang kian memanas. Saksi fakta yang dihadirkan pihak tergugat di PN Palembang sempat membayarkan uang sewa gedung sebesar Rp75 juta perbulan, Rabu (20/5/2026).

Saksi Wahasusmia didepan Ketua Majelis Hakim, Noor Ikhwan Ria Adha SH MH mengatakan dirinya berkerja di UBD sejak tahun 2021, bertugas sebagai Sekretariat asisten wakil rektor 2. Selain sebagai dosen, dirinya juga mengatur bagian keuangan dan SDM, sekaligus diperbantukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran uang operasional, serta aset-aset UBD.

“Jadi sejak bulan Januari hingga April 2021 saya ditunjuk sebagai Sekretariat asisten wakil rektor 2. Saya ditugaskan untuk membayarkan uang sewa gedung Rp75 juta perbulan kepada pendiri yayasan Bidar. Selain itu, juga bertugas membayar gaji dosen, listrik, air dan lainnya,” paparnya.

Diungkapkan saksi, pendiri yayasan Suriatmono, Rifa Ariani, Buchori Rahman dan Zainudin Ismail.

“Awalnya Bu Rifa Ariani dan Heriyatmono membeli tanah di kampus utama dari Andi dan Yudi. Waktu itu belum di berdiri kampus, masih sekolah tinggi,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, setelah pembelian menggunakan uang pribadi Rifa Ariani.

“Dalam aset tersebut yang kami sebut kampus utama, tertera atasnama Rifa Ariani dan Heriyatmono. Lalu, kampus utama itu dimanfaatkan sebagai Bina Darma. Disaat itu saya diperintahkan untuk mengeluarkan uang sewa sebesar Rp75 juta perbulan kepada para pendiri yayasan,” urainya.

Beberapa bulan mengemban tanggung jawab, saksi mengaku cuti melahirkan sehingga tugas pembayaran sewa tersebut berakhir bulan April 2021 saja.

“Waktu itu saya mentransfer ke rekening masing-masing pendiri. Karena Pak Buchori meninggal, uang tersebut saya kirimkan kepada Ade Kumalajaya ke rekening yang disarankan yaitu BSI, sedangkan saya mentransfer menggunakan rekening BSB karena BNI tidak dapat digunakan. Itu menggunakan uang UBD,” tandasnya.