BERITA TERKINI

Dodolan Sunday Morning, Upaya Pemkab Tulungagung Dorong Kemajuan UMKM

×

Dodolan Sunday Morning, Upaya Pemkab Tulungagung Dorong Kemajuan UMKM

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, meluncurkan Dodolan Sunday Morning di Titik Nol Kilometer kawasan alun-alun setempat pada Minggu (3/12/2023).

Dalam sambutannya, Penjabat (Pj) Bupati Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Heru Suseno, M.T., yang diwakili oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dr. Slamet Sunarto, M.Si., menyatakan bahwa untuk mendorong pemberdayaan dan pengembangan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), Pemkab Tulungagung telah memberikan berbagai fasilitas kepada pelaku UMKM, baik di bidang sumber daya manusia, kelembagaan, produksi, pemasaran, dan permodalan.

Menurut Slamet, fasilitasi di bidang sumber daya manusia dilakukan melalui pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan ketrampilan. Di bidang kelembagaan, dilakukan melalui kepemilikan legalitas usaha berupa NIB (Nomor Induk Berusaha).

Selain itu, tambahnya, di bidang produksi didorong untuk memiliki legalitas produk seperti PIRT, halal, merek, BPOM, dan SNI. Di bidang permodalan, melalui program pembiayaan seperti KUR, Prokesra, dana bergulir, dan CRS. Sedangkan di bidang pemasaran, melalui strategi pemasaran online dan offline.

“Atas nama pribadi dan Pemkab Tulungagung, kami memberikan apresiasi, ucapan selamat, dan harapan kesuksesan atas pelaksanaan kegiatan Launching Dodolan Sunday Morning,” ucap Slamet.

Slamet menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi antara pelaku usaha UMKM Tulungagung, instansi terkait, dan masyarakat di kawasan Titik Nol untuk bersama-sama mendukung rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-818 Kabupaten Tulungagung.

Adapun tujuan kegiatan ini, jelasnya, adalah memberikan ruang bagi pelaku UMKM agar produknya lebih dikenal oleh masyarakat dan meningkatkan pemasaran.

“Kegiatan ini sangat bagus, tidak hanya mengurangi emisi kendaraan bermotor, tetapi juga memperluas pemasaran produk UMKM,” tambahnya.

“Pelaku UMKM yang terlibat tergabung dalam forum/asosiasi/komunitas UMKM Tulungagung, yang terdiri dari pelaku UMKM penghobi, makanan dan minuman, kerajinan, wastra, dan batik yang menempati 25 stand pameran,” imbuhnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Slamet menjelaskan bahwa produk-produk UMKM tersebut dalam pemasarannya bisa dilakukan secara online maupun offline.

“Pemasaran offline dilakukan dengan menampilkan produk UMKM di ruang pamer dekranasda dan Plut, juga melalui kegiatan dodolan UMKM pada Sunday Morning ini,” terangnya.

“Kita semua harus yakin bahwa produk UMKM akan semakin berkembang dengan adanya pembangunan jalan tol Kertosono-Tulungagung, jalan lintas selatan, beroperasinya Bandara Internasional Dhoho Kediri, dan program E-Katalog produk UMKM lokal Kabupaten Tulungagung,” tambahnya.

“Semoga dengan kolaborasi dan sinergi yang sudah dibangun dengan baik di antara stakeholder, UMKM Tulungagung dapat lebih dikenal dan memiliki daya saing yang lebih baik,” pungkasnya.