MATTANEWS.CO, TANAH DATAR – Athari Gauthi Ardi, Anggota DPR-RI Komisi Lima, singgung Infrastruktur Jalan Di Kabupaten Tanah Datar, Saat Kompanye di Nagari Sungayang, Saptu(10/2/2024)
Banyaknya jalan yang rusak di kabupaten Tanah Datar, baik itu jalan Provinsi maupun jalan Nasional, sampai dengan sekarang belum ada masuknya laporan kepada komisi Lima DPR-RI, yang membidangi infrastruktur.
Sebagai Wakil Ketua Komisi Lima di DPR-RI Athari Gauthi Ardi, iya bisa membantu masalah infrastruktur Jalan yang akan di perbaiki,berdasarkan laporan dari pemerintah Daerah, seperti jalan di kabupaten lain di Sumatera Barat ini.
“Kami di komisi Lima itu, membantu menurut laporan yang masuk dari kabupatern kota yang ada di sumatera barat ini” katanya.
Hampir Setengah Triliun dana Pokirnya, beredar di Sumatera Barat ini, itu banyaknya terserap untuk Infrastruktur Jalan, namun hanya ke Tanah Datar yang belum, karna permintaan dari pimpinan Daerah tak pernah masuk.
“Mungkin karna persaingan politik, karna Kami dari Partai PAN, tapi siapapun pemerintah Daerahnya yang meminta dan melaporkan kepada kami, akan kami bantu” terusnya.
Politisi PAN itu, seandainya komunikasi pemerintah Daerah lancar dengan komisi Lima DPR-RI, Athari akan menyisihkan Pokirnya untuk perbaikan jalan di Tanah Datar ini.
“Mungkin persaingan politik, entah kenapa, satu satunya kabupaten yang tak mau, meminta dan melaporkan masalah jalan ini kepada kami” pungkasnya.
Athari berharap, untuk kedepanya, seandainya iya diamanahkan masyarakat duduk lagi, iya menanti permintaan dari pemerintahan kabupaten Tanah Datar, terutama infrastruktur jalan yang parah.
Sementara itu, Bukori DT Tuo, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, yang juga membidangi Infrastruktur, berbagai cara memang sudah diperjuangkan masalah jalan di Tanah Datar ini.
“Kami sudah memperjuangkan masalah infrastruktu di Tanah Datar ini, namun kebijakan itu di pusat, anggaran dana tersebut dari APBN, karna itu, kita berharap pemerintah Daerah harus komunikasi dengan pusat, terutama di Komisi Lima DPR-RI” pungkasnya.














