MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Peduli Kesehatan Dharma Wanita persatuan kantor KSOP kelas I Palembang, adakan donor darah dan cek kesehatan di Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Jumat (31/5/2024).
Peduli Kesehatan sendiri KSOP Kelas 1 Palembang berkolaborasi dengan PMI Kota Palembang dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila.
Tidak sendiri, KSOP kelas I Palembang mengandeng seluruh insan maritim dan mitra pelabuhan yang ada di Sumbagsel.
Kepala Kantor KSOP Kelas 1 Palembang, Capt Weku Frederik Karuntu MM, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah dan cek kesehatan merupakan salah satu program kerja dari Dharma Wanita.
Lebih lanjut, Capt Weku juga menyebutkan bahwa donor darah untuk sinergi dengan PMI Palembang untuk memenuhi persediaan darah di kota Palembang.
“Secara spontan, rekan mitra kerja kami yang bekerja di sektor kepelabuhanan turut mendukung kegiatan ini dengan ikut mendonorkan darahnya,” kata Weku Frederik Karuntu.
Dengan aksi donor darah ini, Weku berharap dapat membantu tidak hanya pegawai KSOP saja, tetapi juga seluruh masyarakat di Kota Palembang, khususnya dalam memenuhi kebutuhan darah di PMI Kota Palembang.
“Ide kegiatan ini berasal dari Dharma Wanita Kantor KSOP. Saya memberikan kreasi kepada mereka sepenuhnya dalam melaksanakan kegiatan ini, termasuk adanya penjualan produk hasil karya dari ibu-ibu Dharma Wanita KSOP Palembang yang ditampilkan hari ini,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kantor KSOP Kelas 1 Palembang, Sri Widya Ningsi Weku, menambahkan bahwa donor darah yang diselenggarakan hari ini merupakan kegiatan perdana dari Dharma Wanita Kantor KSOP Palembang dengan tema “Bersama Dharma Wanita Kantor KSOP Kelas 1 Palembang Peduli Kesehatan. Selain donor darah, ada juga pemeriksaan kesehatan yang meliputi tekanan darah, kolesterol, gula darah, dan asam urat,” ujarnya.
Perlu diketahui, kata Sri, seluruh tenaga medis yang terlibat dalam kegiatan ini berasal dari ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kantor KSOP Kelas 1 Palembang.
“Karena anggota kami ada yang berprofesi sebagai dokter, bidan, dan perawat, sehingga kami tidak memakai tenaga medis dari luar untuk memeriksa kesehatan pegawai KSOP. Dengan pemeriksaan kesehatan ini, diharapkan kesehatan pegawai dapat dikontrol dengan baik sehingga kinerja bisa lebih bagus,” ucapnya.














