* Terkait cuitan fiktif akun kenj.i4517, Ubey dibui atas Permintaan Seseorang dengan sejumlah uang
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Cuitan akun fiktif kenj.i4517 nyaris menuai perseteruan antara akun medsos Instagram @icha.atazen dan @ubeyasensoo. Hal ini diungkapkan kedua pemilik akun selebgram Kota Palembang itu, Jumat (26/7/2024) malam.
“Benar, akibat akun fiktif tersebut, kami nyaris selisih paham. Ubey pemilik akun @ubeyasensoo, yang pertama mendapat kiriman pesan tersebut. Tidak ingin timbul salah paham, dia pun mengklarifikasinya kepada saya dengan mengajak live akun IGnya,” ujar pemilik akun @icha.atazen, ketika dibincangi awak media.
Ibu dari empat anak yang kerap disapa Tente Icha itu, belakangan baru mengetahui dalang dibalik perseteruan akun fiktif tersebut dan akun tersebut sudah menghilang.
“Kalau saya pikir dan ulas balik lagi, saya baru paham kalau ini diduga permainan NR (Buronan Kejaksaan),” ungkapnya.
Tante Icha menjabarkan, awalnya dia mengih hutang kepada NR sebesar Rp 120 juta yang belum juga dibayar sejak 2021.
“Melihat NR keluar negeri terus dan saya pikir ekonominya sudah membaik, sehingga saya memutuskan untuk menagih uang yang pernah dipinjam dengan cara mencicil. Saya tidak mengelak, NR sempat mencicil hutangnya sebesar Rp 5 juta pada tanggal 5 Juni 2024 pukul 07.00 WIB. Sejak itu, munculah cerita ini dan timbullah akun-akun fiktif tersebut,” urainya.
Tante Icha menambahkan, dalam rekaman Live Ubey, dirinya sempat disebut berperan dalam rumitnya hukuman yang dijalani ubey sewaktu tertangkap polisi karena judi online beberapa waktu lalu.
“Disini saya tekankan, Demi Allah saya tidak memperumit urusan perkaranya Ubey, namun saya memang meminta kepada abang saya, berpangkat Kombes, untuk dimonitor perkaranya Ubey, tapi bukan untuk memperparah hukuman Ubey. Dan masalah uang Rp 70 juta yang disebut NR untuk memperparah hukuman Ubey, itu tidak benar sama sekali. Saya tidak mengelak ketika Ubey ditangkap hubungan kami memang dalam masalah atau kurang harmonis,” tuturnya.
Sementara Ubey membenarkan pernyataan Tante Icha dengan sejumlah pernyataan dan pengakuannya di Live IG miliknya.
“Ketika saya selesai menjalani hukuman, kami sepakat bertemu dan sama-sama meminta maaf atas kesalahan yang telah kami perbuat, baik disengaja ataupun tidak. Namun, belakangan saya tersadar, ada orang yang bermain disini, sehingga nyaris timbul keributan diantara kami lagi,” bebernya.
Ubey menerangkan, dirinya sudah paham, maksud dan tujuan akun fiktif yang dimaksud.
“Jujur, memang saya sempat berkecil hati atas request Rp 70 juta yang membuat saya hidup dibui. Namun, itu sudah clear disaat kami sepakat untuk live di IG saya dan disaksikan netizen atau penggemar kami berdua,” paparnya.
Penasehat Hukum Tante Icha, menerangkan, pihaknya akan membahas permasalahan yang terjadi terhadap kliennya.
“Tidak menutup kemungkinan, jika klien saya tersudut atau merasa nama baiknya diciderai, kami akan menempuh jalur hukum,” tukasnya.














