BERITA TERKINI

Unsri Harus Semakin Baik Lagi

×

Unsri Harus Semakin Baik Lagi

Sebarkan artikel ini

Reporter : Adi

PALEMBANG, Mattanews.co – Dalam rangka Dies Natalis ke 59 Universitas Sriwijaya berkomitmen lebih baik lagi. Sejauh ini berbagai prestasi baik di bidanng akademik maupun non akademik telah diukir. Tentu saja tugas dari universitas menjalankan Tridharma pendidikan secara utuh.

“Dalam usia Unsri yang semakin dewasa saya akan berusaha membuat Universitas ini menjadi lebih baik lagi. Terutama dalam menjalani Tridharma pendidikan,” jelas Rektor Unsri Prof Dr Anis Saggaf saat saat ditanyai usai kegiatan Dies Natalis di Gedung Graha Unsri Palembang, Jumat (01/11/2019).

Ia mengatakan seperti pengabdian kepada masyarakat di kalangan mahasiswa. Pada saat pelaksanaan KKN. Pengabdi kepada masyarakat tidak hanya sebatas membuat plang jalan saja. Tapi lebih menyentuh kepada definisi yang lebih luas lagi. Misalnya didaerah tersebut lagi musim kemarau. Mahasiswa harus memberikan ide pikirannya untuk mengatasi masalah yang ada. Seperti mengusulkan ide membuat Water drop (saluran irigasi), jadi saat kemarau petani masih bisa bekerja.

“Jadi mahasiswa sudah bisa memberikan ilmu mereka secara lebih bermanfaat. Tentu saja mengenai pendanaan diminta dari Pemda diwilayah tersebut,” jelas dia.

Selain itu mahasiswa tidak akan lagi mahasiswa yang bersantai di Unsri. Pada beberapa tahun ini mahasiswa harus disiplin tamatnya. Baik untuk
organisasi jalan dan perkuliahan tetap berjalan. Ia merasa waktu empat tahun cukup untuk mahasiswa menyelesaikan perkuliahan.

Lebih jauh ia berkata hendaknya mahasiswa belajar secara berkesinambungan. Jangan hanya saat mau mendekati ujian dan ujian akhir saja. Nilai akhir dari perkuliahan bukanlah nilai tapi ilmu yang didapatkan sepanjang berjalannya perkuliahan. Nilai hanya merupakan point tambahan saja, sedangkan ilmu mutlak mahasiswa harus mendapatkannya.

“Mahasiswa harus bisa bersaing di segala bidang. Kaum milenial ini ketat dalam persaingan ilmu. Jadi mahasiswa harus selalu mendapat ilmu lebih cepat setiap saatnya,” kata dia.

Selain itu Anis juga berkata dari pihak kementerian sudah memberikan rekomendasi untuk perkuliahan jarak jauh. Jadi tatap muka bisa 40 sampai 50% saja. Jadi saat pertemuan lebih kepada diskusi sedangkan materi bisa disampaikan secara online tanpa harus bertemu lagu. Saat ini pihaknya sudah akan membangun sistem jaringan yang mendukung pelaksanaannya.

“Saya rasa dengan teknologi komunikasi semakin baik jadi kedepannya perkuliahan akan semakin baik lagi,” harapnya.

Editor : Anang