MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Warga Binaan Pemasyarakatan Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Palembang, menunjukkan kreativitas luar biasanya, aktivitas kemandirian, untuk mengisi kekosongan waktu. Mereka mengasah ilmu seni melukis, Selasa (22/10/2024).
Para warga binaan tidak hanya mengembangkan keterampilan baru, akan tetapi juga mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat umum.
Salah satu aktivitas yang menonjol dari ciptaan warga binaan Kelas I Palembang ini, tidak lain seni melukis kontemporer, kaligrafi dengan bahan dasar cat dan canvas.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian, yang bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan kepada para narapidana,” ungkap Kepala Rutan Kelas I Palembang, David Rosehan, kepada wartawan online nasional Mattanews.co.
Menurutnya, kegiatan seni melukis membantu WBP untuk dapat mengekspresikan diri dan mengatasi stres.
“Dengan melukis, WBP bisa mengispirasi dirinya sendiri melalui lukisan. Selain itu, kita bisa mengetahui apa yang ada di dalam hatinya melalui lukisan ciptaannya,” urai David Rosehan.
Untuk kegiatan seni melukis, Tahanan/WBP diberikan fasilitas alat tulis berupa canvas, kuas dan cat gambar untuk melukis.
“Seperti yang dilihat, karya melukis mereka beragam, mulai dari tema alam, abstrak, kaligrafi. Kreativitas dan kemandirian yang ditunjukkan oleh para narapidana ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mereka secara individu, akan tetapi juga membuka peluang untuk berkontribusi positif dalam masyarakat setelah mereka bebas nanti,” paparnya.
David Rosehan berharap, program seperti ini dapat terus berkembang dan dapat mengasah kemampuan dan kreativitas WBP Rutan Kelas I Palembang.
“Harapan saya terus berjalan dan memberikan dampak yang lebih luas, dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi para narapidana,” pungkasnya.














