BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Zulchaidah Bauw : Wujud Kepedulian, Perhatian dan Penghormatan

×

Zulchaidah Bauw : Wujud Kepedulian, Perhatian dan Penghormatan

Sebarkan artikel ini

* Launching Sekolah Lansia Pertama di Fakfak

MATTANEWS.CO, FAKFAK – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Fakfak, didampingi keterwakilan BKKBN Propinsi Papua Barat, Lurah Fakfak Utara, dan keterwakilan Kepala Kampung Gewerpe, melaunching Sekolah Lansia di Kampung Gewerpe dan Kelurahan Fakfak Utara, di Gedung Winder Tuare, Kamis (31/10/2024).

“Dengan mengucapkan  Bismillahirrahmanirrahim, sekolah lansia Gloria di Kelurahan Fakfak Utara dan sekolah lansia Gewerpe di Kampung Gewerpe Distrik Fakfak secara resmi saya nyatakan resmi pemakaiannya, semoga Allah merestui usaha kita semua,” ucap Zulchaidah Bauw dihadapan semua tamu undangan yang hadir.

Kepala Dinas DP3AP2KB Fakfak Zulchaidah Bauw S. sos, M.Si dalam membacakan sambutan Pjs Bupati Fakfak, Oktovianus Mayor S. sos. MM, Pemerintah Daerah menyambut baik dan mengapresiasi terbentuknya sekolah lansia, sebagai wujud dan bentuk kepedulian, perhatian dan penghormatan semua terhadap lansia di Kabupaten Fakfak.

Pemerintah berharap, melalui pembentukan sekolah lansia ini, khususnya lansia yang menjadi siswa sekolah ini harus menjadi lansia yang tangguh, mandiri, sehat,aktif, energik produktif dalam kehidupan.

“Ini adalah salah satu upaya untuk menjaga eksistensi bangsa ini, orang tua yang sudah berusia lanjut adalah sumber nasehat dan restu, sehingga harus dihormati dan harus mendapatkan perhatian, kepedulian dan kebahagiaan terutama dari lingkungan dan keluarga,” ujar Zulchaidah Bauw.

Disampaikan juga, berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 mendefinisikan lanjut usia (lansia), adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas.

Pertama meningkatan penduduk lansia, seiring kemajuan di bidang kesehatan yang ditandai dengan meningkatnya angka harapan hidup dan menurunnya angka kematian.

“Hal ini menunjukkan Indonesia sudah memasuki era penduduk menua, dengan rasio ketergantungan lansia sebesar 17,08. Artinya setiap seratus orang penduduk usia produktif, menanggung sekitar 17 orang lansia,” bebernya.

Selain itu, tantangan utama yang akan dihadapi lansia adalah terkait dengan finansial penduduk lansia, karena tidak banyak lansia memiliki jaminan hari tua, sehingga secara ekonomi banyak lansia yang bergantung kepada keluarga atau anaknya. Tantangan berikutnya, terkait kesehatan terutama pada negara berkembang dan menengah karena masalah kesehatan pada lansia akan berdampak kepada keluarga dan masyarakat.

“Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan ketersediaan fasilitas yang memadai yang ramah lansia salah satu nya adalah sekolah lansia,” tandasnya.

Sekolah lansia merupakan salah satu upaya pendidikan secara non formal yang dilakukan sepanjang hayat bagi lanjut usia, untuk meningkatkan pengetahuan, sikap perilaku dan keterampilan lansia dalam meningkatkan kualitas hidup lansia, dalam mewujudkan lansia tangguh yang ‘smart’ sehat, mandiri, aktif, produktif dan bermartabat.

Melalui tujuh dimensi lansia tangguh, yakni dimensi spiritual, fisik, dimensi emosiaonal, dimensi intlektual, dimensi sosial kemasyarakatan, dimensi profesional, dimensi vokasional dan dimensi lingkungan, sehingga lansia bisa mandiri, bahagia dan sejahtera.

“Kami yakin dengan berdirinya sekolah lansia ini akan menjadi salah satu wadah dalam membentuk lansia tangguh dan mandiri,” tuturnya.

Ia pun meminta kepada pihak-pihak terkait agar sekolah ini bukan hanya sekedar berdiri dan diresmikan tetapi juga progres program nya juga harus terus berkembang dan semakin baik.

Sekolah lansia ini tidak akan berhasil tanpa dukungan bapak dan ibu sekalian, serta para pemangku kepentingan di Kabupaten Fakfak.

“Lansia yang ada di daerah kita dapat berdayakan, sehingga menjadi lebih berkualitas, sehat, aktif, produktif serta tidak menjadi beban keluarga dan masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap mudah-mudahan program ini terus berkembang, sehingga sekolah lansia ini tidak hanya ada dan dibentuk Distrik Fakfak ini, tetapi juga dibentuk dan ada Distrik-Distrik lain nantinya.

Diakhir sambutanya, Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah berupaya dan berpartisipasi dalam membentuk sekolah lansia ini, terutama kepada kepala DP3AP2KB Fakfak, Puskesmas Fakfak dalam hal ini petugas BKL Gloria beserta jajarannya, kepala Kampung Gewerpe beserta jajarannya, tim yang terlibat dalam pembentukan sekolah lansia ini.