BERITA TERKINI

LMND Sumsel Kecam Tindakan Represif Aparat

×

LMND Sumsel Kecam Tindakan Represif Aparat

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Eksekutif wilayah LMND SUMSEL Mengecam dan mengutuk keras tindakan Represif yang dilakukan oknum kepolisian terhadap Kawan Kawan LMND DKJ Dalam aksi yang Dilakukan EW LMND DKJ terkait isu pendidikan gratis dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ke 96 tahun dengan menggelar aksi demonstrasi di jln. Diponegoro Jakarta pusat Kamis, 31 Oktober 2024.

Yoga , selaku Ketua Eksekutif wilayah LMND Sumsel mengatakan “ Kita kawan kawan LMND sumsel mengecam dan mengutuk keras tindakan yang dilakukan Oleh oknum kepolisian dalam hal ini oknum satuan Brimob yang melakukan tindakan pemukulan dan pengeroyokan Terhadap kawan kawan LMND DKJ terkhusus Ketua EW LMND DKJ Bung betran dalam mengamankan aksi”.

“Kita sangat menyayangkan, lagi lagi hal seperti ini terjadi, seharusnya kepolisian yang bertugas melindungi dan mengayomi justru melakukan tindakan tidak terpuji seperti ditambah penyebutan hal-hal yang bersifat rasis dan Sara, Maka dari itu kita meminta Kapolda metro jaya bertanggung jawab atas hal yang dilakukan Oleh anak buahnya”. ujar Yoga.

Ketua wilayah LMND DKJ Betran Sulani, juga membersamai kawan-kawan serta ikut berorasi dengan menyampaikan keresahan serta pendapatnya tentang sistem pendidikan hari ini yang tidak lagi sesuai dengan nilai-nilai dasar Pancasila dan UUD tahun 1945.

Aksi demonstrasi tersebut dibubarkan secara paksa oleh aparat keamanan kerena salah satu anggota LMND di senggol oleh mobil dinas kehutanan, serta mendapat perlakuan rasis oleh salah satu anggota Brimob dengan menyebut kata Monyet pada salah satu anggota LMND, Brimob tersebut juga menyampaikan kata-kata tidak pantas kepada massa aksi bahwa kalian ini bukan mahasiswa tapi Lonte.

Aksi ini kemudian menimbulkan beberapa korban mengalami memar dan luka-luka Akibat dari pemukulan dan pengeroyokan yang dilakukan oknum kepolisian terkhusus yang mereka lakukan kepada ketua EW LMND DKJ bung betran.