NUSANTARA

Demi Tingkatkan Kualitas-Kuantitas Tembakau Gagang Sidi, Distan Tulungagung Lakukan ini

×

Demi Tingkatkan Kualitas-Kuantitas Tembakau Gagang Sidi, Distan Tulungagung Lakukan ini

Sebarkan artikel ini
Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menggelar Expose Hasil Demplot Tembakau Gagang Sidi, Kamis (19/12) Foto:Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG,- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan expose hasil tembakau gagang sidi sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas tembakau para petani setempat.

Kegiatan yang dihadiri sedikitnya 150 petani tembakau dari perwakilan lima Kecamatan yakni Pakel, Gondang, Campurdarat, Boyolangu, dan Sumbergempol difasilitasi menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tulungagung 2024 bertempat di lantai 5 auditorium Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (19/12/2024).

“Expose hasil demplot tembakau gagang sidi dengan sub kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan penyuluhan pertanian di Kecamatan dan Desa di tahun anggaran 2024,” ucap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Suyanto dihadapan awak media.

“Kegiatan expose hasil demplot tembakau gagang sidi bisa menjadi awal yang baik untuk peningkatan kesejahteraan petani khususnya untuk kelompok tani yang potensi tembakau di Kabupaten Tulungagung,” imbuhnya.

Suyanto menambahkan kegiatan expose hasil tembakau diharapkan dengan kajian paket teknologi budidaya tembakau melalui demplot dan Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas (produktivitas) tembakau Tulungagung varietas gagang sidi.

“Sesuai visi Dinas Pertanian, terwujudnya pertanian dan perkebunan yang berwawasan agribisnis berkelanjutan, kemandirian sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat tani,” tambahnya.

Lebih lanjut Suyanto menjelaskan melalui kegiatan ini kedepan mudah-mudahan kelompok tani tembakau di Kabupaten Tulungagung lebih giat lagi dalam berusaha tanam tembakau, dan tidak patah semangat agar hasil panen terus meningkat.

“Harapan kami ke depan bisa melaksanakan kegiatan expose lagi yang didahului dengan pembuatan pupuk organik, demplot dan SLPTT tanaman tembakau untuk kelompok tani tembakau yang lain yang saat ini belum bisa melaksanakan bisa diagendakan lagi,” ujarnya.

“Disamping itu melalui kegiatan ini para petani dapat mengadopsi informasi, teknologi, serta ketrampilan yang diberikan. Sedangkan untuk outputnya dapat mencetak petani handal dan kelompok tani tembakau yang mandiri,” pungkasnya.