BeritaBERITA TERKINIHEADLINEhomeNUSANTARA

Peringatan Nuzulul Qur’an Ramadhan 1446 H, Bupati Tulungagung: Momentum Kebangkitan Umat 

×

Peringatan Nuzulul Qur’an Ramadhan 1446 H, Bupati Tulungagung: Momentum Kebangkitan Umat 

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Bupati Tulungagung Provinsi Jawa Timur, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menegaskan bahwasanya peringatan Nuzulul Qur’an Ramadhan 1446 Hijriah (H) merupakan kebangkitan umat, karena banyak makna terkandung di dalamnya.

Menurut Pemilik Romo Wijoyo Group bahwasanya Al-Qur’an sebagai sumber Hukum Agama, hendaknya dapat dijadikan sebagai dasar dan pedoman hidup umat Islam.

Hal itu dikatakan Gatut Sunu lebih akrab disapa dalam sambutan Peringatan Nuzulul Qur’an Ramadhan 1446 H di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Kabupaten Tulungagung, Jumat (21/3/2025) Pagi.

“Peringatan Nuzulul Qur’an bukan hanya sekedar simbol turunnya kitab Suci Al Qur’an, namun dapat menjadi moment kebangkitan umat, banyak makna terkandung di dalamnya,” ucapnya.

Gatut Sunu menambahkan pada kesempatan ini, ia mengaku bersyukur bisa bersilaturahmi bersama dalam rangka Peringatan Nuzulul Qur’an pada bulan Ramadhan 1446.

“Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan nikmat-Nya yang telah dilimpahkan kepada kita sekalian. Alhamdulillah semua dalam keadaan sehat walafiat, tanpa aral suatu apapun,” tambahnya.

“Selanjutnya Sholawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada Junjungan kita Nabi Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat dan semua pengikut beliau, dengan harapan semoga kita semua mendapatkan syafaatnya besuk dihari akhir zaman, amin,” imbuhnya.

Mari dalam sambutannya, lebih lanjut Gatut Sunu menjelaskan melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini, ia mengajak untuk mengamalkan amalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita semua menjadi mukmin yang sejati untuk senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Al-Qur’an, sambung Gatut Sunu, memberikan petunjuk agar setiap manusia memiliki keimanan yang kuat, teguh dalam beribadah, berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi guna kemaslahatan umat manusia.

“Saya mengimbau agar masyarakat tidak terpengaruh oleh paham-paham keliru yang menggunakan isu-isu kekerasan dengan berselimutkan agama. Keberagaman masyarakat kita baik suku, agama, ras maupun golongan janganlah dipandang sebagai jurang pemisah, tapi mari kita jadikan perbedaan tersebut,sebagai alat perekat untuk membangun persatuan dan kesatuan,” terangnya.

“Yang terakhir, peradaban Islam yang bersumber pada kemajuan IPTEK yang dilandasi oleh nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW harus kita yakini sebagai manifestasi dari konsep Islam sebagai “Rahmatan Lil ‘Alamin”, Agama Islam sebagai rahmat bagi semesta alam,” sambungnya.

“Saya berharap,agar kita terus berinovasi guna mengatasi tantangan yang dihadapi untuk membangun kehidupan yang lebih maju dan bermartabat,” katanya menambahkan.

“Demikian beberapa hal yang perlu saya sampaikan pada kesempatan ini, sekali lagi Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1446 H / tahun 2025, semoga Allah SWT senantiasa mencurahkan rahmat dan hidayahNya kepada kita sekalian. Ada kurang lebihnya mohon maaf.Akhirul kalam,” pungkasnya.