BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Bupati Tulungagung Sebut LP Ma’arif NU Pilar Penting Sejarah Pendidikan Islam Indonesia 

×

Bupati Tulungagung Sebut LP Ma’arif NU Pilar Penting Sejarah Pendidikan Islam Indonesia 

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Bupati Tulungagung Provinsi Jawa Timur H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menyebutkan bahwasanya Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu pilar penting dalam sejarah pendidikan Islam di Indonesia.

Menurut Orang nomor satu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, sejak didirikan pada tahun 1929, LP Ma’arif NU kini telah tumbuh menjadi jaringan pendidikan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di Kabupaten Tulungagung.

Hal itu dikatakan Bupati kerap disapa Gatut Sunu dalam sambutannya Penguatan Tata Kelola Sekolah dan Madrasah LP Ma’arif NU di auditorium Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Kabupaten Tulungagung, (11/5/2025).

“Dalam kiprahnya yang panjang, LP Ma’arif telah menunjukkan kepedulian untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai akhlak, keislaman yang moderat, dan semangat kebangsaan,” ucap Gatut Sunu.

“Semua itu, merupakan bagian penting dalam pembangunan, khususnya pembangunan SDM. Karena itu, Kabupaten Tulungagung tidak hanya membutuhkan SDM yang kuat dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga SDM yang memegang erat religiusitas dan keagamaan,” imbuhnya.

Gatut Sunu menambahkan secara umum sekolah-sekolah swasta di Kabupaten Tulungagung, khususnya yang berada di bawah Pembinaan Kementerian Agama, terus mengalami perkembangan. Hal ini tentu membanggakan kita semua.

“Akan tetapi, kita juga tidak menutup mata bahwa tantangan ke depan masih sangat besar. Berdasarkan Rapor Pendidikan Kabupaten Tulungagung, yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, terdapat dua komponen pada sekolah swasta di bawah Kementerian Agama yang masih berada dalam kategori sedang, yaitu kualitas pembelajaran dan dikombinasikan,” tambahnya.

“Temuan ini mengingatkan kita, bahwa peningkatan mutu secara menyeluruh harus menjadi agenda prioritas, dan hal itu hanya bisa kita lakukan melalui penguatan tata kelola lembaga pendidikan,” sambungnya.

Lebih lanjut Gatut Sunu menjelaskan Tata kelola yang baik, menjadi fondasi penting dalam membangun sekolah dan madrasah yang unggul.

“Kita perlu memperkuat kapasitas manajemen, memastikan perencanaan berbasis data, membangun sistem akuntabilitas,serta menumbuhkan budaya organisasi yang kolaboratif dan inovatif,” terangnya.

“Tidak kalah penting, perlunya harmonisasi antara kebijakan pusat, wilayah, hingga satuan pendidikan, agar tidak terjadi fragmentasi dalam pelaksanaan program. Harmonisasi seperti ini, saya kira juga diperlukan dalam pengelolaan sekolah/madrasah LP Ma’arif, sehingga kebijakan LP Ma’arif tingkat pusat, wilayah, cabang, bahkan hingga sekolah/madrasah, bisa benar-benar selaras dan dapat di implementasikan dengan baik,” imbuhnya.

“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tulungagung Menyambut positif, Kegiatan Penguatan Tata Kelola Sekolah dan Madrasah LP Ma’arif NU yang diselenggarakan hari ini.

Kami percaya, bahwa setiap inisiatif penguatan lembaga pendidikan, akan menjadi pondasi strategis dalam mencetak generasi yang cerdas, toleran, dan siap menghadapi dinamika zaman,” katanya menambahkan.

“Demikian yang dapat saya sampaikan. Semoga Kegiatan ini berjalan lancar dan membawa manfaat bagi kita semua,” pungkasnya.

Pantauan media, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam menghadiri kegiatan Penguatan Tata Kelola Sekolah dan Madrasah LP Ma’arif NU di auditorium Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) setempat didampingi Wakil Bupati H. Ahmad Baharudin, S.M.