* Keluarga korban minta Pelaku Segera Ditangkap
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Insiden berdarah pembacokan yang menimpa pengantin pria, Ahmad Handa (30), saat hendak melangsungkan akad nikah, di Jalan Panca Usaha, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan SU I Palembang masih menyisakan trauma tersendiri bagi keluarga korban, Minggu (11/5/2025), sekitar pukul 10.00 WIB. Ibu korban minta aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku, Selasa (13/5/2025).
Ibu korban, Ningcik saat ditemui awak media Mattanews.co ini di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin Palembang mengatakan, dirinya masih trauma atas kejadian yang tepat di depan mata kepalanya.
“Ibu trauma, karena itu jelas didepan mata ibu, anak saya dibacok membabi-buta,” ungkapnya sembari meneteskan air mata.
Ningcik mengutarakan keadaan anaknya sekarang yang telah dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin Palembang ini kian melemah dan tidak sadarkan diri.
“Anak saya sekarang makin melemah, dirawat di ruangan ICU, anak saya sekarang tidak sadar, tidak bisa komunikasi, kami melihat untuk bertemu pun tidak bisa, semenjak dirujuk dari RS Bari Palembang makin melemah,” katanya.
Selain itu, dalam pengobatan anaknya ini, Ningcik mengatakan butuh biaya besar dan sudah melakukan transfusi darah sebanyak lima kantong.
“Ya pengobatan ini butuh biaya besar, kami tidak memakai BPJS, kami pengobatan umum, besok disuruh untuk beli obat biar tidak tambah lemah fisiknya kata dokter, untuk transfusi darah sudah mencapai lima kantong darah,” ungkap Ningcik yang sudah menjanda dan berprofesi pedagang pakaian dari kampung ke kampung.
Ningcik silih bergantian menjaga di rumah sakit bersama menantu dan keluarganya, ia berharap pihak kepolisian segara mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku ini.
“Takut yang jelas pasti ada pak, kami jaga dirumah sakit ini juga terus was-was pak, karena masih trauma kejadian mengerikan itu jadi terus dibayangi ketakutan. Kami harap anak kami lekas sembuh sedia kala, semoga juga pelaku cepat ditangkap,” tandasnya.














