MATTANEWS.CO, FAKFAK – Danrem 182/Jazira Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Peringati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tanggal 20 Mei 2025. Upacara perdana ini berlangsung dihalaman Makorem 182/JO di Distrik Fakfak Barat, Kabupaten Fakfak, Selasa, (20/5/2025).
Kolonel Inf Irwan Budiana menyampaikan lebih dari seabad lalu, tepatnya pada 20 Mei 1908, lahir organisasi Boedi Oetomo, di masa itu telah menumbuhkan bibit bagi cita-cita mewujudkan kemerdekaan Indonesia.
“Hari berdirinya Boedi Oetomo inilah yang akhirnya menjadi simbol dari hari kebangkitan Nasional yang kita rayakan saat ini,” ungkap Irwan Budiana
Amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI, yang dibacakan Kolonel Inf Irwan Budiana bahwa, dalam 150 hari pertama, Pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran dan Kabinet Merah Putih, di bidang kesejahteraan sosial, melalui Program Makan Bergizi Gratis, lebih dari 3,5 juta anak Indonesia kini menikmati akses pada makanan bernutrisi. Langkah yang mungkin terlihat sederhana, tetapi sesungguhnya menjadi landasan penting bagi masa depan bangsa.
Sebab, kemajuan tidak selalu dimulai dari proyek-proyek besar, melainkan dari sebuah piring makan yang penuh, dari anak-anak yang pergi ke sekolah tanpa rasa lapar, dengan semangat belajar yang tumbuh karena tubuh mereka cukup gizi.
Di bidang kesehatan, lebih dari 777.000 masyarakat sudah merasakan manfaat layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Bukan hanya soal berobat, tapi tentang memberi rasa tenang bahwa siapa pun, di mana pun, berhak merasa aman ketika berbicara tentang kesehatannya.
Layanan ini juga semakin mudah dijangkau lewat pemanfaatan teknologi digital. Masyarakat bisa mencari informasi kesehatan, konsultasi dokter secara daring, dan mengakses layanan medis langsung dari ponsel mereka.
“Dengan cara ini, pelayanan kesehatan menjadi lebih dekat, lebih cepat, dan bisa dirasakan oleh lebih banyak orang,” ungkapnya.
Selain itu, dibidang ekonomi, pembentukan Danantara Investment Agency menjadi wujud komitmen untuk mengelola kekayaan nasional secara lebih terarah dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Melalui upaya ini, terbuka peluang untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan mendorong pemerataan kesejahteraan, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas.
Kemudian, di bidang pengembangan manusia, mempercepat hadirnya pusat-pusat pelatihan vokasi dan penguatan talenta digital untuk menjawab tantangan besar di era transformasi digital. Melalui kolaborasi dengan dunia industri, Pemerintah Indonesia mendorong terbukanya
lebih banyak program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar, termasuk dalam penguasaan kecerdasan artifisial.
Diakhir upacara, Danrem memberikan Motivasi dan semangat kepada Prajurit Korem 182/JO dan Prajurit Kodim 1803/Fakfak.
“Lapangan upacara ini belum layak tapi kalo kita tidak Mulai menggunakannya maka kita tidak akan tahu kekurangannya, mari kita bangkit untuk membenahi yang masih kurang,” tutur Danrem 182/JO.
Hadir pada upacara tersebut, Kasrem 182/JO, Letkol Inf Eko Handono, Dandim 1803/Fakfak, Letkol Inf Lukman Permana, Para Kasi dan Perwira Korem 182/JO.















