MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Di pelopori oleh IESR Jurnalis Sumsel melakukan pelatihan terkait dengan transisi energi. Apakah saat ini para jurnalis sudah paham dengan transisi energi. Di pelatihan inilah akan diberikan pengetahuan dan sharing informasi terkait transisi energi tersebut.
“Ini merupakan sharing informasi terkait transisi energi. Banyak wartawan yang sudah sering meliput terkait isi ini. Tapi ada juga beberapa yang hanya beberapa kali membuat berita terkait transisi energi saat ini, ” Kata Manager komunikasi IESR Uliyasi simanjuntak saat membuka kegiatan, Pelatihan transisi energi, Jejaring Jurnalis Transisi Energi (JJTE), Sumatera Selatan di hotel Aston Palembang Kamis (22/5/2025).
Sejalan dengan perkembangan waktu energi fosil atau SDA alam akan habis. Maka dari itu cepat atau lambat akan terjadi transisi energi. Maka itu dibutuhkan persiapan yang baik. Baik bagi pemerintah maupun masyarakat umumnya. Sebab dampak dari habisnya SDA akan dirasakan secara berkala oleh semua pihak.
Lebih jauh ia mengatakan, saat ini seperti di Muara Enim sebesar 20% lebih PAD di dapatkan dari PT BA. Tentu jika PT BA saat ini tidak ada lagi. Maka akan sangat menganggu pembangunan di wilayah tersebut. Tapi tentu saja dampak lainnya juga tak kalah pentingnya.
Dampak lingkungan juga saat ini sangat ekstrim. Melalui kenaikan panas jumlah hari dengan maksimum di atas 35 derajat. Dalam kurun waktu 45 hari sampai 58 hari. Tentu hal ini menyebabkan dampak global bagi semua lini.
“Melalui transisi energi saat ini, kita berharap para stakeholder, perusahaan dan lainnya mau dengan serius membuat langkah nyata dalam menangani permasalahan ini, ” Harap dia.
Sementara itu Wartawan Senior dari Kompas Aris mengatakan, saat ini kebanyakan para wartawan sudah memahami membuat berita. Tapi untuk isu seperti transisi energi saat ini. Mungkin terkendala di tema apa yang paling menarik untuk di buat beritanya.
Semua berita itu menarik jika dikemas dengan baik. Begitu juga dengan berita dengan narasumber dan tema yang tepat maka berita akan selalu dapat dinikmati oleh para pembaca. Apa lagi terkait dengan tema yang saat ini sedang hangat.
“Seperti anggota badan, sebuah berita akan tampil menarik jika diulas dengan lugas. Semakin baik kita memberikan penjelasan semakin dapat dimengerti isi berita kita, ” Jelas dirinya.














