MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – Gunung pandan yang berlokasi di Desa Selamat Kecamatan Tenggulun Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh menjadi salah satu objek wisata dengan panorama alam yang asri, air yang disuguhkan dari bebukitan yang mengalir diantara bebatuan-bebatuan.
Wisata gunung pandan, mengalir air jernih sehingga menampakkan bebatuan krikil yang berada di bawahnya, selain destinasi wisatanya yang alami, disekitar pemandian juga terdapat tempat santai (pondok, red) yang terbuat dari kayu, serta adanya warung tempat membeli minuman serta jajanan.
Saat memasuki areal wisata gunung pandan, sudah tersedia areal parkir yang luas baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat yang dijaga langsung oleh pengelola parkir yang merupakan warga sekitar.
Tidak hanya sekedar untuk mandi atau melihat panorama alam, objek wisata gunung pandan juga menyediakan homestay, dimana para wisatawan baik dari luar daerah maupun dalam daerah dapat bermalam di homestay.
Menurut Kadispora Aceh Tamiang, Muhammad Farij kepada Mattanews.co, Senin (2/6/2025) mengatakan, ada dua homestay dan ada tantangan menginap di objek wisata pemandian alam. Secara resmi homestay ini sudah bisa dinikmati sejak Mei 2022.
“Meski jumlahnya baru sebatas dua unit, setidaknya homestay ini sudah bisa menjawab rasa penasaran pengunjung yang ingin melewati malam di objek wisata yang menawarkan pemandian alam itu,” ucapnya.
Menimpali hal tersebut, Datok penghulu (Kepala Desa,red) Kampung Selamat, Herman menjelaskan, untuk menjaga para pengunjung, kita menyediakan HT (Handy Talkie) bagi anggota penjaga untuk saling memberikan kabar kondisi cuaca di areal bukit yang tinggi, hal ini guna menjaga wisatawan jikalau kondisi yang tidak dinginkan terjadi.
“Kitakan tidak tahu mengenai kondisi cuaca, jadi untuk saling memberikan informasi kita menyediakan HT setiap anggota penjaga, HT itu diperlukan karena daerah bebukitan air besar bisa saja turun tiba, karena hujan di gunung,” ungkapnya.














