MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Sebanyak 257 pelajar dari tingkat SD hingga SMA sederajat se-Kabupaten Tulungagung saling adu strategi dalam Turnamen Catur Pelajar HUT RI ke-80.
Ajang bergengsi yang digelar di SMP Negeri 1 Kedungwaru, Minggu (7/9/2025), ini menjadi panggung pencarian bibit atlet catur potensial yang kelak diharapkan mampu mengharumkan nama Tulungagung di level provinsi, nasional, bahkan internasional.
Turnamen ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tulungagung, Ahmad Mugiyono, S.STP., M.M. Dalam sambutannya, Ahmad yang akrab disapa Mamad menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kemerdekaan dalam setiap pertandingan.
“Cabang olahraga catur selalu berhasil menyumbangkan medali untuk Tulungagung. Bahkan, saat ini ada 2 atlet catur asal Tulungagung yang berhasil menembus ajang internasional di China. Ini bukti nyata bahwa Tulungagung bisa melahirkan atlet berkelas dunia,” kata Mamad penuh semangat.
Menurut Mamad, momentum HUT RI ke-80 menjadi pengingat bagi para peserta untuk terus berjuang dan berprestasi.
“Tanamkan jiwa sportivitas dan junjung tinggi fair play. Dari sinilah calon juara sejati lahir,” tegasnya.
Kategori dan Sistem Pertandingan
Turnamen ini mempertandingkan delapan kategori, mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK, baik putra maupun putri.
Pertandingan menggunakan sistem Swiss dengan durasi waktu 15+5 inc dalam tujuh babak, sehingga setiap peserta memiliki kesempatan bersaing secara adil.
Respons dan Target Percasi Tulungagung
Sementara itu, Ketua Percasi Tulungagung Rijal Abdulloh, S.IP., M.AP., melalui Bendahara Percasi Sono Widodo, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme luar biasa dari para peserta.
“Alhamdulillah, tahun ini respons pelajar sangat luar biasa. Total ada 257 peserta, baik putra maupun putri, yang ikut serta. Ini menjadi bukti bahwa olahraga catur semakin diminati di kalangan pelajar Tulungagung,” ujarnya.
Menurut Sono, turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga arena persiapan menuju kejuaraan tingkat provinsi. Selain itu, turnamen ini melatih kemampuan strategi, konsentrasi, serta mental bertanding para pelajar.
“Kami berharap dari ajang ini akan lahir bibit-bibit unggul yang nantinya siap mewakili Tulungagung di level yang lebih tinggi,” tambahnya.
Turnamen catur pelajar se-Kabupaten Tulungagung ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT RI ke-80, tetapi juga tonggak penting bagi pengembangan atlet catur muda. Dengan pembinaan yang konsisten, Tulungagung optimistis bisa terus melahirkan juara-juara baru yang siap bersinar di panggung nasional dan internasional.














