MATTANEWS.CO, PEMALANG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu inisiatif dari Presiden Indonesia Prabowo Subiyanto, resmi diluncurkan di SMP 1 Ulujami, Kabupaten Pemalang. Acara launching ini dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, pada Kamis (2/10/2025).
Dalam sambutannya, Nurkholes menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama jajaran terkait seperti Danramil, Kecamatan, guru, dan tenaga kesehatan (nakes) untuk terus mengawasi dan memperhatikan aspek kesehatan siswa.
“Kami akan terus melakukan evaluasi, termasuk memastikan kelayakan air yang digunakan dalam program ini,” ujarnya.
Wakil Bupati menjelaskan, di Kabupaten Pemalang saat ini terdapat 19 dapur MBG yang sudah beroperasi, dengan beberapa dapur lain masih dalam tahap pengembangan.
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pemerintah daerah terus berupaya mengawal dan mengantisipasi setiap kemungkinan yang muncul.
“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan program MBG dan semua pihak yang terlibat dalam mengawal program makan siang gratis ini,” tambah Nurkholes kepada Forkopinca, kru MBG, dan pihak sekolah.
Sementara itu, Kepala SMP 1 Ulujami, Hadi Mulyono, menyambut baik program dari pemerintah pusat dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.(Kemendikdasmen). Ia menilai program ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan dan semangat belajar siswa.
“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa mendapatkan energi baru yang sehat, yang berujung pada peningkatan kecerdasan serta karakter melalui pola makan bergizi seimbang,” jelas Hadi.
Hadi juga menjelaskan,sebanyak 858 siswa SMP 1 Ulujami mendapatkan pelayanan makan bergizi gratis melalui program MBG ini.
Di sisi lain, Yohana, pemilik dapur MBG Ambowetan, juga mengungkapkan kesiapan menghadapi berbagai tantangan, seperti alergi makanan pada anak-anak.
“Sebelumnya kami sudah melakukan koordinasi dengan orang tua siswa untuk mengetahui alergi yang dialami anak, seperti alergi nasi, telur, atau ikan. Sesuai arahan dari Badan Gizi Nasional (BGN), jika ada anak yang alergi nasi, kami menggantinya dengan kentang. Untuk alergi lain juga kami siapkan menu pengganti yang sesuai,” jelas Yohana.
Program MBG Dapur Ambowetan di SMP 1 Ulujami diharapkan menjadi contoh sukses pelaksanaan program makan bergizi gratis yang dapat meningkatkan kesehatan dan prestasi belajar siswa di Kabupaten Pemalang.














